Nasional

Angka Pengangguran Tinggi, Vasko: Pemerintah Harus Dorong Terbukanya Lapangan Pekerjaan Baru

528
×

Angka Pengangguran Tinggi, Vasko: Pemerintah Harus Dorong Terbukanya Lapangan Pekerjaan Baru

Sebarkan artikel ini
Ketua Bidang II Keuangan Perbankan & Perencanaan Pembangunan BPP Hipmi, Vasko Ruseimy.Ist

PADANG – Tingginya angka pengangguran di Kota Padang menjadi perhatian bagi banyak kalangan. Salah satunya dari Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi).

Meski pertumbuhan ekonomi meningkat, namun angka pengangguran justru menunjukan lampu kuning bagi Kota Padang. Sumatera Barat umumnya.

“Selama ini ada dua hal yang menjadi masalah di Sumatera Barat, pertama tingginya angka pengangguran, kemudian harga bahan pokok yang tinggi pula,”sebut Ketua Bidang II Keuangan Perbankan & Perencanaan Pembangunan BPP Hipmi, Vasko Ruseimy di Padang, Sumatera Barat, Senin (27/11/2023).

Menurutnya, dua masalah tersebut saling beririsan. Tapi tidak berkaitan langsung. Pengangguran bisa diatasi jika lapangan pekerjaan terbuka.

BACA JUGA  Danlantamal II Padang Resmikan Lapangan Tembak Lanal Bengkulu

Sementara bahan pokok bisa terjangkau, jika suplai barang lebih lancar. Ditambah pendapatan masyarakat meningkat. Kedua sama-sama masalah ekonomi, yang bisa merembet pada masalah lain.

Untuk pengangguran menurutnya political will pemerintah sangat dituntut dalam hal ini. Kebijakan pemerintah yang ramah terhadap dunia usaha, kemudian menumbuhkan lapangan pekerjaan baru.

“Ini penting. Bagaimana pemerintah harus mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru yang berujung pada terbukanya lapangan pekerjaan. Ini harus didorong,”katanya.

Untuk itu, katanya pemerintah dapat mendorong dunia usaha dapat menanamkan investasi. Membuka usaha baru. Di Sumbar masih banyak potensi usaha yang dapat digarap oleh investor.

Dorongan tersebut bisa dilakukan dengan mempermudah perizinan bagi investor. Menjamin tersedianya lahan dan fasilitas pendukung. Seperti akses jalan dan suplai energi listrik. Dengan itu maka investor dapat tertarik membuka usaha baru di Sumbar.

BACA JUGA  Danlantamal II Terima Kunjungan Anggota DPR RI di Mako Lantamal

“Terutama untuk pariwisata dan sektor pertanian. Apalagi Sumbar merupakan daerah yang memiliki potensi pertanian cukup besar,”ulasnya.

Diakuinya, sektor pariwisata cukup tinggi menyerap tenaga kerja. Begitu juga dengan sektor pertanian. Untuk pemerintah merangkul pemilik modal agar bisa menanamkan modal di Sumbar.

Comment