Nasional

Diresmikan Mahyeldi, Ini Masjid Orang Minangkabau Pertama di Luar Negeri

442
×

Diresmikan Mahyeldi, Ini Masjid Orang Minangkabau Pertama di Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi meresmikan Surau Sydney Jumat (24/11/2023) malam waktu australia. humas

AUSTRALIA- Orang Minangkabau kini punya masjid sendiri di luar negeri. Masjid tersebut bernama Surau Sydney yang terletak di Gertmore Avenue No.1 Bankstorwn, New South Wales.

Masjid tersebut diresmikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, Jumat (24/11/2023) malam waktu australia.

“Ini adalah sejarah bagi kita masyarakat Minang, dengan hadirnya Surau Sydney Australia yang diwujudkan oleh para perantau dan tokoh Diaspora Minang di sini,” ucap Gubernur Mahyeldi saat meresmikan Surau Sydney.

Atas kehadiran Surau Sydney Australia tersebut, Gubernur Mahyeldi berhadap bakal menjadi sarana beribadah, sarana berkumpul, sarana pendidikan dalam rangkah melestarikan kebudayaan Minang bagi generasi muda Minang di luar negeri, khususnya Australia.

BACA JUGA  Danlantamal II Didampingi Wabup Pessel Tinjau Rencana Cluster KBN

“Semoga surau ini dapat menjadi pusat aktivitas komunitas yang berakhlak mulia, berdaya saing tinggi dalam teknologi, dan tetap berbasis pada ajaran Islam yang tercermin dalam filosofi kita, Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-BSK),” ucap Gubernur Mahyeldi lagi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan seperangkat pakaian adat Minang dan peralatan musik tradisional.

Seperti talempong dan gandang rasa, agar anak anak Minang di Sydney turut serta melestarikan seni dan kebudayaan Minang.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Sumbar, Supardi, juga menyerahkan buku 1001 tokoh minang.

Sementara itu, Consul General RI di Sydney Australia, Verdi Kurnia, yang turut hadir dalam peresmian surau tersebut menyampaikan, bahwa Surau Sydney adalah sejarah.

BACA JUGA  Jajaki Kerjasama, Gubernur Mahyeldi Bertemu dengan Dubes Arab Saudi

Menjadi terobosan besar masyarakat Minangbahkan masyarakat Indonesia di Australia.

“Semoga hadirnya surau ini dapat menjadi ciri khas identitas masyarakat Minang, dan mampu menjaga nilai-nilai pendidikan dan budaya asal sumbar di Australia. Kita sangat bangga dengan kehadiran Surau Sydney ini, dan tentunya akan menjadi sarana bagi orang Minang di Australia untuk bersilaturahmi,” ucap Verdi Kurnia.

Di samping itu, Presiden Surau Sydney Australia, Novri Latif menuturkan, sejarah perjalanan hadirnya surau tersebut dimulai dari kerinduan mendalam terhadap tanah air.

Comment