Budaya

Lestarikan Warisan Sejarah, Kota Padang Kini Punya Master Plan Kota Tua

234
×

Lestarikan Warisan Sejarah, Kota Padang Kini Punya Master Plan Kota Tua

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi saat acara Sosialisasi Perencanaan Pengembangan Kawasan Kota Tua Padang di Gedung Geo Whery & Co, Padang, Rabu (8/11/2023).Ist

PADANG-Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan Masterplan Kota Tua Padang kepada Wali Kota (Wako) Padang, Hendri Septa, sebagai bahan pedoman dalam pengembangan kawasan tersebut sebagai kawasan wisata berkelas internasional di Sumbar.

“Kawasan Kota Tua Padang adalah bagian dari daya tarik wisata unggulan di Kota Padang. Oleh sebab itu, kita serahkan masterplan sebagai pedoman dalam pengembangan kawasan ini,” kata Gubernur Mahyeldi saat acara Sosialisasi Perencanaan Pengembangan Kawasan Kota Tua Padang di Gedung Geo Whery & Co, Padang, Rabu (8/11/2023).

Gubernur Mahyeldi mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya menjadikan Kawasan Kota Tua Padang sebagai destinasi budaya yang menarik dan menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Sumbar. Oleh karenanya, perlu dilakukan penataan kawasan sekaligus perlindungan serta pelestarian terhadap sejumlah situs situs budaya yang terdapat di kawasan tersebut.

BACA JUGA  Penari Sanggar Jaso Tanah Hoyak Pentas PKPEK 2020 Medan Bapaneh Pauh IX

“Tahun 2023 ini kita mendukung pengembangan Kota Tua Padang melalui penyusunan Masterplan Pengembangan Kota Tua Padang, dan pembuatan penanda dalam bentuk prasasti bagi 27 Benda Cagar Budaya (BCB) yang ada di sekitar kawasan ini,” kata Mahyeldi lagi.

Menurut gubernur, peninggalan bersejarah tersebut merupakan warisan budaya Kota Padang yang sangat penting untuk dipelihara, dirawat, dan dilestarikan, demi menjaga kesinambungan nilai-nilai kultural dan karya budaya kota masa lalu, sehingga memberi manfaat untuk saat ini dan di masa yang akan datang.

“Namun, dalam mewujudkan Kota Tua Padang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan kita, terdapat beberapa tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah ancaman kepunahan atau pembongkaran terhadap bangunan-bangunan tua bersejarah yang ada di sini,” tuturnya.

BACA JUGA  MUI Sumbar Keluarkan Bayan, Zona Hijau Pemerintah Wajib Fasilitasi Salat Ied

Dalam upaya menjadikan Kota Tua Padang sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan, sambungnya, diperlukan kegiatan sosialisasi perencanaan Masterplan Kota Tua Padang. Oleh karenaya, Gubernur mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan kawasan tersebut.

Comment