Budaya

Sharing Anggaran dengan Anggota DPRD Sumbar Indra Dt Rajo Lelo, Disbud Sumbar Gelar Bimtek Penguatan Adat dan Budaya Minangkabau

266
×

Sharing Anggaran dengan Anggota DPRD Sumbar Indra Dt Rajo Lelo, Disbud Sumbar Gelar Bimtek Penguatan Adat dan Budaya Minangkabau

Sebarkan artikel ini
FOTO: Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaifullah mewakili Gubernur Sumbar membuka Bimbingan Teknis Penguatan Adat dan Budaya Minangkabau di Hotel Mercure Kota Padang, Selasa (31/10/2023).Ist

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kebudayaan Sumbar kembali memberikan penguatan adat dan budaya Minangkabau. Penguatan itu diberikan pada sejumlah ninik mamak, bundo kanduang dan cadiak pandai di Kota Padang, Selasa (31/10/2023).

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Syaifullah mengatakan, perlu adanya penguatan adat dan budaya bagi pemangku adat. Karena dengan penguatan itu dapat mempertahankan eksistensi adat dan budaya Minangkabau di tengah-tengah masyarakat.

“Tujuannya, bagaimana pemahaman terhadap adat dan budaya Minangkabau ini semakin kuat. Semakin hidup ditengah-tengah masyarakat,”sebutnya saat membuka Bimbingan Teknis Penguatan Adat dan Budaya Minangkabau di Hotel Mercure Kota Padang, Selasa (31/10/2023).

Dikatakannya, bimtek dengan tema ‘Tarandam-randam Indak Basak, Tarapuang-apuang Indak Anyuik’ tersebut mendorong pemangku adat untuk meneruskan pada generasi muda penerapan adat budaya dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Suksesnya Bagodang ke-7, Gubernur Sumbar Apresiasi Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

“Kita memang belum meneliti, tapi secara perlahan pemahaman adat dan budaya generasi muda semakin lama semakin berkurang. Tidak bisa nafikan, untuk itu bagaimana ke depan adat dan budaya tetap terus hidup,”ujarnya.

Diungkapkannya, Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat, didalamnya disebutkan bahwa Sumbar memiliki karakteristik dalam hal adat dan budaya berdasarkan pada nilai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Dengan demikian pemajuan kebudayaan berbasis Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah dijamin pelaksanaanya oleh Negara Indonesia. Sebelumnya, melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan juga telah ditegaskan bahwa Pemerintah Pusat dan Daerah mempunyai tugas yang besar dalam memajukan kebudayaan.

BACA JUGA  Jelang Ramadhan 1444 H, Wawako Marfendi Gelar Silaturahmi dan Doa Bersama

Untuk memajukan Kebudayaan, diperlukan langkah strategis berupa upaya Pemajuan Kebudayaan melalui Pelindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam Kebudayaan.

Comment