Sumatera Barat

Kadis Sosial Sumbar Kosong, Arry Yuswandi Dilantik jadi Asisten II Setdaprov Sumbar

329
×

Kadis Sosial Sumbar Kosong, Arry Yuswandi Dilantik jadi Asisten II Setdaprov Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi melantik dan mengambil sumpah jabatan Arry Yuswandi, S.KM, M.KM sebagai Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Kamis (26/10/2023).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah melantik dan mengambil sumpah jabatan Arry Yuswandi, S.KM, M.KM sebagai Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Kamis (26/10/2023). Gubernur meminta agar Asisten II dapat memacu perbaikan pada organisasi yang dipimpin.

Dengan pelantikan tersebut membuat posisi jabatan Kepala Dinas Sosial Sumbar menjadi kosong. Sementara untuk mengisi jabatan tersebut belum dilakukan seleksi terbuka.

“Pengisian jabatan ini dilakukan atas pertimbangan dari berbagai aspek, serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seleksi dilakukan melalui uji kompetensi dengan menerapkan Sistem Merit. Dilakukan secara terbuka dan kompetitif, dan mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” kata Gubernur Mahyeldi mengawali sambutannya

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Buka TOT Tenaga Pengajar PKN II, Birokrasi Bagus Kehidupan Masyarakat Baik

Menurut Gubernur, sosok Arry Yuswandi sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Dalam jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembanguan, Arry Yuswandi dominta segera menyesuaikan diri, serta segera memahami tugas dan fungsi sebagai Asisten dengan sebaik-baiknya.

“Selamat kepada Saudara Arry Yuswandi. Lanjutkan program kerja yang sudah baik. Lalu, jika ada kebiasaan dan cara kerja yang selama ini dinilai kurang efektif dan lambat dalam pencapaian target organisasi, segera diperbaiki. Ucapan selamat bukan sekadar kata-kata, melainkan ungkapan kepercayaan kami atas kompetensi, dedikasi, dan kemampuan saudara,” ujar Gubernur lagi.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga menginggatkan kepada pejabat yang dilantik maupun kepada seluruh pejabat yang hadir, agar menghindari hal-hal perbuatan tercela serta hal-hal yang berpotensi menyeret kepada perbuatan atau tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

BACA JUGA  Pemprov Berikan Perhatian Khusus untuk Penanganan Objek Krusial

“Dalam bekerja, harus menguasai aturan/ regulasi. Update terhadap aturan dan ketentuan yang berlaku, agar setiap tindakan yang dilakukan selalu memiliki landasan hukum. Selain itu yang terpenting, terus tingkatkan produktivitas dengan penguasaan teknologi informasi, serta tingkatkan inovasi dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Gubernur lagi.

Comment