Olahraga

Open Tournament Shorinji Kempo Resmi Ditabuh Marciano, Sumbar Kirim Puluhan Atlet

145
×

Open Tournament Shorinji Kempo Resmi Ditabuh Marciano, Sumbar Kirim Puluhan Atlet

Sebarkan artikel ini

BEKASI– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman membuka secara langsung Open Tournament Cabang Olahraga Shorinji Kempo ajang Indonesia Martial Arts Games (IMAG) I 2023 Kota Bekasi di Asrama Haji Bekasi, Selasa (24/10/2023).

Pembukaan dilakukan sedikit atraktif. Marciano didampingi pelatih Shorinji Kempo dan Ketua Harian KONI Kota Bekasi Agus Irianto memegang tongkat masing-masing di tangan kanan, lalu mengambil posisi kuda-kuda dengan kaki kiri sedikit lebih maju dari kaki kanan, kemudian secara bersama-sama meletakkan tongkat dalam genggaman ke lantai.

Selain dihadiri Ketua KONI Pusat, Letjend (purn) Marciano Norman juga dihadiri Ketua KONI Sumbar, Ronny ‘Ompa’ Pahlawan.

BACA JUGA  Dispora Sumbar Tingkatkan Tenaga dan Organisasi Cabor Kempo, Bustavidia: Diharapkan Lahirkan Atlet Tangguh dan Handal

Ketua Pelaksana Open Tournament Cabor Kempo, Kol Laut (T) Ir. Deoddy, mengungkapkan pada perhelatan IMAG I 2023, Cabor Kempo mempertandingkan 20 nomor yang diikuti 174 atlet dari 15 provinsi.

Deoddy didampingi Ketua Harian KONI Kota Bekasi, Agus Irinto menjelaskan, pertandingan Kempo di IMAG I 2023 ini diikuti 223 peserta, terdiri dari 174 atlet ditambah 59 offisial.

“IMAG pertama ini kami pertandingkan 20 nomor. Pesertanya 223 orang dari 30 kota/kabupaten yang ada di 15 provinsi,” ujar Deoddy.

Menurutnya, Cabor Kempo sudah melaksanakan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) pada Agustus 2023, sehingga pada perhelatan IMAG yang pertama ini, pihaknya hanya menggelar Open Tournament.

BACA JUGA  Wagub Sumbar : Pekanbaru dan Muko-Muko Berminat jadi Tuan Rumah TdS 

“Kami sudah selesai melaksanakan BK PON pada Agustus lalu. Jadi pada IMAG pertama ini kami hanya menggelar open tournament,” ujar Deoddy.

Dia berharap, melalui open tournament yang diikuti anak remaja usia 15-18 tahun ini dapat melahirkan atlet handal untuk mengikuti event nasional dan internasional.

“Setelah event ini kita harapkan kualitas atlet lebih bagus lagi untuk mengikuti Pomnas (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional). Karena IMAG ini akan dilaksanakan dua tahun sekali,” tandas Deoddy.. (*/drd)

Comment