Ekonomi

Semen Padang Kampanyekan Green Energy di Politeknik Caltex Riau

306
×

Semen Padang Kampanyekan Green Energy di Politeknik Caltex Riau

Sebarkan artikel ini
Kepala Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Semen Padang Juke Ismara (kiri) saat menyampaikan materi pada sesi kelas Green Energy di kegiatan Bisnis Indonesia Goes to Campus di Politeknik Caltex Riau, Kamis (14/9/2023). Istimewa

PEKANBARU – PT Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi energi hijau (green energy) yang ramah lingkungan sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan.

Kepala Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi PT Semen Padang Juke Ismara menyampaikan komitmen perseroan, pada sesi kelas Green Energy: Menciptakan Pembangunan Berkelanjutan di kegiatan Bisnis Indonesia Goes to Campus di Politeknik Caltex Riau, Kamis (14/9/2023).

Juke mengatakan sejumlah langkah dan strategi telah dijalankan perusahaan, sehingga diharapkan dapat mendukung terwujudkan lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan di Tanah Air. Misalnya dari program refuse derived fuel (RDF).

“Kami dari Semen Padang siap menjadi pembeli bahan baku sampah jika terdapat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) refuse-derived fuel (RDF) di Kota Padang,” ungkapnya.

BACA JUGA  Dekopinda Padang Segera Gelar Raker, Irwan Basir: Jangan Jadikan Pemikiran Bung Hatta Sekadar Seremonial

Menurutnya, RDF adalah teknologi pengolahan sampah yang mengubah limbah menjadi pelet dan digunakan sebagai sumber energi terbarukan dalam pembangkit tenaga listrik melalui pembakaran recovaring batu bara. Saat ini perusahaan telah menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat untuk menangani masalah sampah melalui skema tersebut.

Kemudian pihaknya juga telah menjalankan program Gerakan Menanam Kaliandra Merah atau nama latinnya Calliandra Calothyrsus. Pihaknya mengajak masyarakat untuk menanam Kaliandra Merah di kawasan perhutanan sosial Provinsi Sumatera Barat. Mereka menyediakan bibit Kaliandra Merah gratis untuk masyarakat di sekitar perhutanan sosial. Perusahaan juga menanam Kaliandra di area reklamasi bekas tambang batu kapur.

Tujuan gerakan menanam Kaliandra ini karena tanaman tersebut dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan untuk menggantikan batu bara. Selain sebagai pengganti batu bara, tanaman tersebut memiliki nilai ekonomis sebagai bahan baku biomassa dan pakan ternak.

BACA JUGA  Wagub dan Wawako Tinjau Stand Disnakerin di Jambore PKK & Gelar TTG

“Kami juga telah meluncurkan aplikasi Nabuang Sarok sebagai inisiatif untuk mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) sampah di Kota Padang,” ujarnya.

Comment