Pendidikan

Pembatasan Hak Pilih Warga Negara, Karya Dr. Khairul Fahmi Terpilih Buku Perpustakaan Terbaik 2023

343
×

Pembatasan Hak Pilih Warga Negara, Karya Dr. Khairul Fahmi Terpilih Buku Perpustakaan Terbaik 2023

Sebarkan artikel ini
Dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) Dr. Khairul Fahmi, SH, MH menerima penghargaan penulis buku terbaik 2023 dari Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Kamis (7/9/2023) di Lantai II Gedung Perpusnas, Jakarta.Ist

PADANG – Dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) Dr. Khairul Fahmi, SH, MH terpilih menjadi penulis buku terbaik Perpustakaan Nasional (Perpusnas) 2023. Bukunya berjudul Pembatasan Hak Pilih Warga Negara terpilih menjadi karya Buku Pustaka Terbaik dengan kategori Pemilihan Umum.

“Alhamdulillah, penghargaan diserahkan tadi siang. Semoga karya ini dapat bermanfaat bagi orang banyak,”sebutnya dihubungi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Kamis (7/9/2023) di Lantai II Gedung Perpusnas, Jakarta.

Perpusnas memberikan penghargaan guna memotivasi dan mengapresiasi para penulis untuk menghasilkan karya yang berkualitas. Mendorong penerbit untuk melaksanakan serah simpan karya cetak secara tertib.

Untuk itu, Perpusnas setiap tahunnya memberikan penghargaan melalui kegiatan “Pemilihan Buku (Pustaka) Terbaik” dari terbitan dan publikasi nasional yang diserahkan kepada Perpusnas.

BACA JUGA  Alumni SMAN 16 Padang Dituntut Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi

Hal tersebut sejalan dengan UU SSKCKR Pasal 31 yang menyebutkan bahwa Perpusnas dan perpustakaan provinsi memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berperan serta dalam mendukung kewajiban serah simpan.

Sehingga memotivasi penulis untuk menghasilkan karya yang berkualitas sesuai dengan kondisi budaya Indonesia sehingga dapat menumbuh-kembangkan budaya literasi.

Selain itu penghargaan itu diberikan bertujuan memberikan apresiasi kepada penulis untuk karya yang berkualitas. Mengapresiasi kepada penerbit nasional dalam melaksanakan UU SSKCKR. Mendorong penerbit untuk menerbitkan karya-karya yang berkualitas.

Kemudian, menumbuhkembangkan budaya literasi masyarakat. Mempromosikan publikasi berkualitas yang dihasilkan para penulis dan penerbit nasional kepada masyarakat luas. Memberikan motivasi dan meningkatkan sikap positif dan/atau nilai kemanusiaan pembaca sebagai salah satu wujud pertanggungjawaban Perpusnas selaku lembaga deposit nasional dalam upaya memperluas wawasan dan pengetahuan pembaca.

BACA JUGA  Upaya Tangkal Kejahatan Radikalisme,  Khatib Ingatkan Jamaah Setiap Jumat

Ada empat kategori subjek pustaka dari buku yang dinilai, yakni tentang Stunting, Transformasi Digital, Pemilihan Umum dan ASEAN. Sedangkan kriteria diantaranya, buku memiliki kesesuaian dengan salah satu subjek pustaka yang diangkat. Terbitan nasional yang target utamanya untuk dibaca masyarakat Indonesia.

Comment