Budaya

Pemerintah Tetapkan 21 Warisan Budaya Takbenda dari Sumbar

232
×

Pemerintah Tetapkan 21 Warisan Budaya Takbenda dari Sumbar

Sebarkan artikel ini
Pembacaan pengumuman WBTb Indonesia tahun 2023 oleh Ketua Tim Ahli WBTbI 2023 Dr. Gabriel Roosmargo Lono Lastori Simatupang, MA disaksikan Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Hilmar Farid, Kamis malam (30/8), di Hotel Millenium Jakarta.Ist

PADANG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menetapkan 21 Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) tahun 2023 dari Sumatera Barat (Sumbar).

“Alhamdulillah, 21 Karya Budaya dari Provinsi Sumatera Barat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) tahun 2023. Ditetapkan di Jakarta, 31 Agustus 2023. Sebelumnya sudah 75 ditetapkan,“ ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah melalui Kepala Bidang (Kabid) Warisan Budaya dan Bahasa Minangkabau, Aprimas, Jumat (1/9/2023).

Pembacaan hasil sidang penetapan WBTbI oleh Ketua Tim Ahli WBTbI 2023 Dr. Gabriel Roosmargo Lono Lastori Simatupang, MA. Pengumuman hasil Sidang WBTbI tahun 2023 tersebut juga dihadiri Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Hilmar Farid.

BACA JUGA  Barongsai Tampil Pamungkas di PKD Sumbar 2021

Penetapan 21 WBTbI dari Sumbar itu setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar mengikuti sidang di Jakarta sejak tanggal 28 Agustus 2023 di Hotel Millenium Jakarta.

Sebelum sampai pada tahap sidang penetapan, ada beberapa tahapan (proses) yang diikuti yang diawali dengan rapat koordinasi yang melibatkan 19 Kabupaten/Kota di Sumbar, dengan membawa data masing-masing karya budaya yang akan diusulkan.

Tahun ini sidang penetapan dilaksanakan secara langsung ke Jakarta. Untuk proses pengusulan dilakukan secara online dengan pengisian borang (format pengusulan) dari Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek) RI.

Sebanyak 21 usulan WBTb tersebut tersebar pada 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumbar dengan mengacu kepada empat domain (adat istiada masyarakat, ritus dan perayaan-perayaan, kemahiran dan kerajinan tradisional, seni pertunjukan, pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta).

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Serukan Pentingnya Merawat dan Memaksimalkan WTBOS untuk Masyarakat

Karya budaya tersebut sebagai berikut, Basidakah Limau Kinari (Kabupaten Solok), Batagak Pangulu (Kota Payakumbuh), Bungo Lado (Kabupaten Padang Pariaman), Maanta Juadah (Kabupaten Padang Pariaman), Pangurei (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Panunggru Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Pasipiat Sot Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Serak Gulo (Kota Padang), Randang Lokan (Kabupaten Pesisir Selatan).

Comment