Budaya

Urang Minang di Tasikmalaya Baralek Gadang

492
×

Urang Minang di Tasikmalaya Baralek Gadang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi menghadiri perayaan Urang Minang Baralek Gadang Tahun 2023, yang dihelat oleh Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya di Taman Kota Tasikmalaya, Minggu (27/08/2023).Ist

TASIKMALAYA – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghadiri perayaan Urang Minang Baralek Gadang Tahun 2023, yang dihelat oleh Ikatan Keluarga Minang (IKM) Tasikmalaya di Taman Kota Tasikmalaya, Minggu (27/08/2023).

“Karakter kita orang Minangkabau di perantauan harus selalu dipertahankan. Pertama, harus bermanfaat bagi lingkungan, tetapi tidak lupa untuk juga bermanfaat bagi kampung halaman. Karakter kedua, harus berpandai-pandai dalam bermasyarakat. Pepatah mengatakan, ‘di mana sumur digali, di situ air diminum’. Itu harus senantiasa diamalkan,” ucap Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya.

Terkait peran serta membangun kampung halaman, Gubernur kembali mengingatkan para perantau untuk senantiasa menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai panutan. Rasulullah, kata Gubernur, merantau saat momentum hijrah ke Madinah, akan tetapi tidak pernah lupa akan Makkah, hingga kembali ke kota kelahiran tersebut untuk memacu pembangunan dan kemaslahatan umat.

BACA JUGA  Rabab Saluang Kamang Agam Balambok lambo di Medan Nan Bapaneh Pauh IX

“Tradisi di perantauan yang kita anut, setali tiga uang dengan tradisi perantauan dalam Islam. Ini kembali menegaskan eksistensi falsafah orang Minang, yaitu Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah,” ucap Gubernur lagi.

Mahyeldi juga menyebutkan, sejarah mencatat bahwa meski pun orang Minang tidak terlalu signifikan secara jumlah atau populasi, tetapi jelas sangat besar kontribusinya dalam mendirikan dan membangun bangsa. Bahkan, hampir 50 persen tokoh-tokoh pendiri bangsa merupakan orang Minangkabau.

Adat Minang Pakaian Badan
Dalam perhelatan Urang Minang Baralek Gadang di Kota Tasikmalaya tersebut, digelar berbagai kegiatan seremonial dan kegiatan amal. Bahkan, Gubernur Sumbar ikut berpartisipasi senilai Rp10 juta untuk rencana pembangunan masjid oleh IKM Tasikmalaya. Tidak itu saja, Gubernur juga menyatakan akan melelang pakaian pribadinya, yang kemudian hasil lelang tersebut akan diserahkan sepenuhnya untuk pembangunan masjid tersebut.

BACA JUGA  Semarakan Ramadhan, Wabup Pessel Hadiri Balimau Paga di Lapangan Sepakbola Padang Cupak

Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga secara resmi melepas Pawai Budaya Minang di Kota Tasikmalaya. Terkait hal ini, ia menegaskan bahwa adat dan tradisi Minang adalah pakaian bagi badan orang Minang, yang tak akan bisa lepas atau digantikan dengan pakaian mana pun, di mana pun, dan dalam situasi apa pun.

Comment