Peristiwa

Dua Hari Didemo Warga Air Bangis Pasbar, Gubernur Mahyeldi Malah ke Jakarta

547
×

Dua Hari Didemo Warga Air Bangis Pasbar, Gubernur Mahyeldi Malah ke Jakarta

Sebarkan artikel ini
Hari ke dua warga Pasaman Barat menggelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (1/8/2023).ist

PADANG – Dua hari didemo masyarakat Air Bangis, Pasaman Barat Gubernur Mahyeldi malah ke Jakarta. Warga tetap memaksa hanya mau ditemui oleh Gubernur Mahyeldi.

“Kemana nuranimu pak, kami hadir ke sini untuk hanya bisa bertemu dengan kamu. Kenapa hanya datang pada saat kampanye saja,”sebut warga dengan pengeras suara.

Warga meminta Gubernur Mahyeldi mencabut usulan tentang proyek strategis nasional kepada Menko Kemaritiman dan Investasi. Menurut mereka lahan yang mereka tanam saat ini sudah dikelola sejak lama.

“Kenapa baru sekarang kami dilarang. Setelah sawit kami panen kami diusir. Bebaskan warga yang ditangkap,”pinta warga.

Warga Pasbar juga membawa balita dalam aksi demo, Selasa (1/8/2023).ist

Setidaknya ada empat tuntunan masyarakat Air Bangis kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi. Petama, cabut usulan gubernur tentang proyek strategis nasional kepada Menko Kemaritiman dan Investasi

BACA JUGA  Berkunjung ke Pessel, Indra Catri Minta Masyarakat tak Terpengaruh Fitnah PKI pada NA

Kedua, bebaskan lahan masyarakat Air Bangis dari kawasan hutan produksi. Ketiga bebaskan masyarakat dari Koperasi KSU ABS HTR Sekunder. Dan keempat bebaskan masyarakat menjual hasil sawitnya kemanapun.

Sayang hingga Selasa (1/8/2023) Gubernur Mahyeldi belum menemui massa. Ketika Kepala Kesbangpol Sumbar, Jefrinal Arifin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asben Hendri, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Febrina Tri Susila Putri.

Hasilnya warga tetap menolak perwakilan tersebut. Massa hanya meminta Gubernur Mahyeldi untuk datang menemui mereka.

Kepala Kesbangpol Jefrinal Arifin mengatakan, mereka diutus Gubernur Mahyeldi untuk menampung aspirasi warga. Hanya saja warga tidak mau menerima mereka.

“Kami akan tampung aspirasi, nanti kami sampaikan pada gubernur. Tapi mereka tidak mau menerima,”sebutnya.

BACA JUGA  Pemko Bukittinggi Tetapkan SDN 03 Pakan Kurai sebagai PPSD

Dikatakannya, saat ini Gubernur Mahyeldi ada agenda ke Jakarta. Sebelumnya pada Senin (31/7/2023) gubernur ada banyak kegiatan.

Sementara terkait permasalahan warga tekait Proyek Strategis Nasional di Air Bangis adalah kewenangan dari pemerintah pusat. Tekait warga yang ditangkap, katanya adalah kewenangan Polda Sumbar.

Comment