Peristiwa

Kirim Alat Berat, Dinas SDABK Sumbar Bersihkan Gedung SMA Cendikia

425
×

Kirim Alat Berat, Dinas SDABK Sumbar Bersihkan Gedung SMA Cendikia

Sebarkan artikel ini
Dinas SDA dan BK Sumbar gunakan pompa mobile untuk menurunkan debit air yang merendam rumah warga di Kota Padang.ist

PADANG – Pemprov Sumbar melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi (SDABK) kirim alat berat ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Cendikia yang juga terdampak banjir. Penanganan pertama dengan membersihkan gedung sekolah yang tertimbun lumpur.

“Sekarang kita sudah menurunkan alat berat ke Agam. Kita utamakan dulu sekolah yang terdampak banjir dari sungai. Karena ini kewenangan kita terkait sungai,”sebut Sekretaris Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Sumbar, Ahdiyarsyah, Senin (17/7/2023).

Alat berat yang digunakan Dinas PSDA Sumbar untuk membersihkan gedung SMA Cendikia, Agam.ist

Selain menurunkan alat, berat Dinas SDABK Sumbar juga melakukan pemantauan pascabanjir dan longsor. Pemantauan dilakukan menggunakan drone.

“Nanti kita juga evaluasi, apa yang harus kita lakukan. Bentuk penanganan, termasuk kontruksi yang tepat,”sebutnya.

BACA JUGA  Pemko Bukittinggi Launching Program PMT Berbasis Pangan Lokal dan Antropometri Bagi Posyandu

Khusus untuk SMA Cendikia, Dinas SDABK akan melakukan normalisasi dan pengamanan dari banjir. “Ini bentuk kontruksinya belum kita putuskan. Terutama untuk penanganan darurat. Tapi harus cepat, agar anak-anak bisa sekolah,”ulasnya.

Dikatakannya, kemarin Senin (17/7/2023) , alat berat sudah bekerja. Timnya akan melakukan evaluasi. “Sesuai arahan pimpinan, bagaimana memulihkan agar siswa masuk ke sekolah. Memulihkan asrama,”katanya lagi.

Pompa
Sebelumnya di Kota Padang Dinas SDABK Sumbar, juga menurunkan pompa mobile. Langkah cukup efektif untuk menurunkan permukaan air. Terutam pada daerah Maransi dan Dadok Tunggul Hitam.

“Alhamdulillah, efektif. Saat kita gunakan pompa, selama 3 jam air bisa kita turunkan permukaanya,”ungkapnya.

Dinas SDABK Sumbar menggunakan pompa dengan kekuatan 250 liter/detik. Pompa tersebut dapat dimanfaatkan dengan berpindah-pindah.(Bdr)

BACA JUGA  Warga Bukittinggi Serbu Gerakan Pangan Murah

Comment