Nasional

Dinilai Paling Mangkrak, Menteri ATR/BPN Tegaskan Tidak ada Masalah Pembebasan Tol Ruas Padang-Sicincin

480
×

Dinilai Paling Mangkrak, Menteri ATR/BPN Tegaskan Tidak ada Masalah Pembebasan Tol Ruas Padang-Sicincin

Sebarkan artikel ini
Kakanwil ATR/BPN Sri Puspita Dewi memberikan penjelasan progresn pembebasan lahan tol ruas Padang-Sicincin dihadapan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Selasa (20/6/2023).ist

PADANG – Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan proses pembebasan tanah untuk ruas tol Padang-Sicincin berjalan lancar. Kini hanya tinggal satu penetapan lokasi (Penlok) untuk exit tol Lubuk Alung.

“Penlok 1 dan 2 sudah selesai, tinggal penlok exit untuk wilayah Lubuk Alung, Kementrian PUPR akan kirim ke gubernur. Gubernur tetapkan penlok, kemudian Kementrian ATR/BPN bebaskan tanah,”sebut Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto saat mengunjungi tol ruas Padang-Sicincin, Selasa (20/6/2023).

Dikatakannya, pembebasan lahan jalan tol ruas Padang-Sicincin sedang dalam pengerjaan, sesuai rencana. “Kami terus mendukung program tol Padang-Sicincin ini, semoga segera selesai. Mudah-mudahan lebaran 2024 selesai,”katanya.

BACA JUGA  Asabri Beri Pencerahan Prajurit Lantamal II Padang¬†

Sementara untuk ruas Sicincin-Bukitting, Kementrian ATR/BPN akan menunggu Penetapan Lokasi. Kemudian baru melakukan pembebasan lahan.

“Seluruh proyek berjalan dengan baik,”katanya.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menegaskan jalan tol Sumbar adalah jalan tol paling mangkrak se Indonesia. Untuk dengan kehadiran Menteri ATR/BPN agar mendapatkan solusi percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan bebas hambatan tersebut.

“Saya sering menyebutkan, jalan tol Sumbar adalah jalan paling mangkrak se Indonesia. Maka saya selalu mendorong agar tol ini dapat berjalan dengan baik melalui Komisi II DPR RI,”ujarnya.

Di lain pihak, Ketua LKAAM Sumbar Dr. Fauzi Bahar memberikan dukungan untuk pelaksanaan tanah tol. “Kami masyarakat Minangkabau sangat mendukung. Karena pertambangan jalan menurut deret hitung, sementara pertambangan deret ukur,”ujarnya.(Bdr)

BACA JUGA  Danlantamal II Padang Hadiri Keberangkatan Satgas KIZI TNI Kongo XX-Q Manusco 2020¬†

Comment