Ekonomi

PLN Tanam 1.800 Pohon dan Dorong Pemanfaatan Electrifying Agriculture di Sumbar

174
×

PLN Tanam 1.800 Pohon dan Dorong Pemanfaatan Electrifying Agriculture di Sumbar

Sebarkan artikel ini

PADANG – PT PLN (Persero) terus melakukan berbagai upaya dalam pengurangan emisi global. Di Sumbar dalam peringatan Hari Bumi 2022, PLN menggelar penanaman 1.800 pohon secara simbolis di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Masang II di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumbar.

Executive Vice President Health, Safety, Security, and Environment (EVP HSSE), Komang Parmita mengatakan, penanaman pohon itu juga bertujuan memastikan kontinuitas debit air sekaligus meminimalkan sedimentasi di daerah tangkapan air PLTA Masang II.

Pohon yang ditanam di kawasan pembangkit listrik energi baru terbarukan itu termasuk jenis produksi, sebanyak 1.200 pohon. Sedangkan sisanya merupakan pohon pelindung. Diharapkan penanaman pohon itu juga berdampak meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Wagub Sumbar Cek Kesiapan Mall  dalam Menghadapi Era Normal Baru

Penanaman pohon juga bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan oleh PLN. Menurut Komang, PLN juga berkomitmen mengembangkan energi hijau di Sumatera Barat. Salah satunya dengan pembangunan PLTA Masang II berkapasitas 2×22 megawatt (MW) di lahan seluas 89,7 hektare. PLTA itu mulai dibangun pada 2023 dan ditargetkan beroperasi pada 2027.

Adapun pendanaannya berasal dari Badan Pembangunan Prancis atau Agence Francais de Developpement (AFD). “PLTA ini akan meningkatkan bauran energi baru-terbarukan sekaligus mendukung pengurangan emisi 29% pada 2030,” ujar Komang.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi pengelolaan Fly Ash Bottom Ash (FABA) sebagai limbah non B3 PLTU Ombilin. PLN telah memanfaatkan FABA menjadi produk yang bernilai ekonomis seperti pembuatan pupuk, batako, paving block, pembuatan rumah.

BACA JUGA  Pemko dan DWP Bukittinggi Gelar Lomba Memasak di Pendestrian Jam Gadang

“Ini adalah batako dari FABA yang sangat kuat dan tentunya sangat bermanfaat untuk kita semua. Mari kita memanfaatkan FABA untuk pembangunan dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat” ungkap Komang.

Penyerahan batako tersebut dilakukan secara simbolis dari EVP HSSE ke General Manager Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah, Alland Asqolani untuk digunakan sebagai bahan konstruksi PLTA Masang.

Comment