Politik

Seleksi Terbuka Jabatan Sekdako Sepi, Maidestal: Kok Malah PKS Mempertanyakan Kualitas Wako Padang

214
×

Seleksi Terbuka Jabatan Sekdako Sepi, Maidestal: Kok Malah PKS Mempertanyakan Kualitas Wako Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG -Lucu rasanya, sepinya lelang jabatan Sekdako Padang dikait- kaitkan, dengan kualitas sosok Walikota Padang Hendri Septa. Sementara, jika dirunut ke belakang, naik kelasnya Hendri Septa menjadi orang nomor satu di Kota Padang tak terlepas dari peran besar Partai PKS.

Namun, menyikapi sepi seleksi terbuka jabatan Sekdako, salah seorang anggota DPRD Padang dari PKS, Arnedi Yarmen mempertanyakan kenapa hal itu bisa terjadi. Bahkan, malahan kok mempertanyakan kualitas dari  Wali Kota Padang, Hendri Septa.

“Biasanya seleksi untuk jabatan ini begitu banyak peminatnya. Tetapi kali ini cukup unik. Tidak ada yang berminat mengikuti seleksi terbuka ini. Tentu warga Kota Padang mempertanyakan kualitas dari kepala daerahnya,” ungkap Aenedi Yarmen dikutip dari Suararantau.com, Rabu (9/3/2022).

BACA JUGA  Pemilu 2024, Ibnu Targetkan 25 Persen Suara PKS dari Jumlah Pemilih Bukittinggi 

Menyikapi hal tersebut Ketua DPC PPP Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa cukup menyayangkan pernyataan dari politisi PKS yang mempertanyakan kualitas Walikota tersbut.

“Sementara seleksi sekdako yang sepi peminat, kok malah mempertanyakan kualitas Walikotanya. Dulu saat maju di Pilkada 2018 , bukankah PKS yang mengusung Hendri Septa dan ia yang terbaik,” ungkap Maidestal saat dilansir Covesia.com, Rabu (9/3/2022).

Maidestal mengatakan, jika dipertanyakan, berarti tidak ada kemampuan dan sebagainya.

“Itu subjektif sekali. Saya sangat menyayangkan pernyataan dari PKS terhadap Walikota Padang,” ujar Esa.

Tak hanya itu Ia juga menilai PKS ingin bunuh karakter Walikota. Terbaca jelas PKS melalui Armedi Yarmen melakukan hal tersebut.

BACA JUGA  Gubernur Sumbar Jamu Makan Malam Dato' Seri Utama Dr Rais Yatim

Maidestal mengatakan, ada beberapa sebab sepinya peminat Sekda Padang, seperti pegawai tidak mengetahui informasi atau bisa juga mereka merasa tidak dapat memenuhi syarat untuk menjadi Sekda.

Sebab jabatan Sekda ini memfasilitasi semuanya, baik ke dalam, keluar, internal. Berkomunikasi antara walikota dan wakil walikota, DPRD, Forkopimda dan lain sebagainya.

Maidestal mengatakan, apakah PKS lupa bahwa yang mengajak berpasangan dulunya adalah PKS. Jika dulunya Mahyeldi digandengkan dmegan Hendri Septa adalah yang terbaik kenapa sekarang mempertanyakan kualitas walikota.

Comment