Kota Padang

Terkait Peminjaman Uang Zakat, DPRD Bakal Panggil Pengurus Baznas Kota Padang

208
×

Terkait Peminjaman Uang Zakat, DPRD Bakal Panggil Pengurus Baznas Kota Padang

Sebarkan artikel ini

PADANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang melaui Komisi IV segera memanggil pengurus Baznas Kota Padang. Pemanggilam itu meminta penjelasan terkait penggunaan uang zakat yang menyalahi aturan.

Rencana tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye. “Kalau seperti itu pengelolaan Baznas itu, kita segera panggil. Kita akan pertanyakan penggunaan keuangan dengan transparan,”sebutnya, Sabtu (8/1/2022).

Paling lambat katanya, DPRD Kota Padang akan memanggil Baznas Kota Padang pada minggu ini. “Minggu ini akan kita panggil, ini sudah tidak benar, itu adalah uang zakat ada aturan penyalurannya,”katanya.

Disebutkannya, ada banyak kemungkinan dengan peminjaman tersebut. Bisa jadi yang tertera dari hasil audit tersebut yang nampak saja. Ada kemungkinan banyak lagi keperluan-keperluan lain penggunaan uang Baznas yang tidak tepat sesuai aturan yang tidak terekspos.

BACA JUGA  Dikunjungi Baznas, 21 Tahun Warga Kuranji Kota Padang Lumpuh Sejak Lahir

“Kami juga mendapatkan informasi, uang Baznas untuk membangun pusat study Alquran. Pusat study itu dibangun sejak 2017, sudah menghabiskan miliaran rupiah, tapi sampai sekarang pondok itu masih seperti sarang hantu,”ungkapnya.

Dikatakannya, dia juga akan mempertimbangkan meminta audit syariat terhadap Baznas Kota Padang. Apakah penggunaan uang Baznas itu sudah sesuai dengan syariat.

“Apakah sudah sesuai syariat semuanya,”katanya.

Menurutnya kalaupun uang yang dipinjamkan Baznas itu sudah dilunasi, menurutnya perbuatan pengurus sudah menyalahi aturan. Karena yang dilarang undang -undang itu meminjamkan, bukan tunggakan hutang.

“Kalau dilunasi, berarti terbukti Baznas meminjamkan uang. Itu sudah bisa dipidanakan. Karena semua yang yang ada di Baznas itu sumbernya adalah zakat, infak dan sadakah. Kenapa dipinjamkan dengan alasan kawan dekat,”ujar Aye lagi.

BACA JUGA  Fokus Pemberdayaan Zakat, Baznas Kota Padang Gandeng Dinas Koperasi & UMKM Padang

Sebelumnya, Baznas Kota Padang dinilai melanggar aturan. Pada hasil audit tahun buku 2020 Baznas Kota Padang tertera piutang sebanyak Rp350 juta.

Data diperoleh Singgalang, aset lancar Baznas Kota Padang Rp7,2 miliar dengan rincian, kas dan bank Rp6,3 miliar, uang muka program Rp585 miliar ditambah dengan piutang Rp350 juta.

Comment