Budaya

Gus Yahya Ketua PBNU, Faldo Maldini: Selamat, Saya Pernah Nyantri sama Kiyai

484
×

Gus Yahya Ketua PBNU, Faldo Maldini: Selamat, Saya Pernah Nyantri sama Kiyai

Sebarkan artikel ini
Faldo Maldini bersamasamaKiyai Yahya dan Mba Alissa Wahid

PADANG – Staf Khusus Mensesneg Faldo Maldini memberikan ucapan selamat pada Yahya Cholil Staquf yang resmi terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

Anak muda Sumatera Barat ini juga tak lupa memberikan ucapan selamat. Bahkan Ketua DPW PSI Sumbar itu juga menyertakan foto bersama dengan Gus Yahya.

“Dua tahun lalu di Little Red Dot, sempat nyantri kilat sama Pak Kiyai Yahya dan Mba Alissa Wahid. Selamat bertugas, menjaga Indonesia, menjaga kemanusiaan,”tulis Faldo, Sabtu (25/12/2021).

Diketahui Gus Yahya terpilih setelah meraih 337 suara, mengungguli petahana Said Aqil Siradj yang memperoleh 210 suara.

Dari 548 suara yang masuk untuk Said Aqil 210, untuk Yahya Cholil Staquf 337 dan satu suara batal,” ujar pimpinan sidang dari tayangan YouTube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama, Jumat.

BACA JUGA  Diserahkan Gubernur Mahyeldi, Sapi Jokowi Seberat 1,052 ton Dipotong di Masjid Raya Sumbar

“Jadi suara terbanyak Gus Yahya,” lanjutnya.

Yahya dan Said melaju ke pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-34 NU setelah memenuhi syarat minimal dukungan 99 suara dari para pemilik suara.

Berdasarkan hasil pemungutan suara yang dilakukan sejak Jumat dini hari, Yahya mengantongi 327 suara sedangkan Said memperoleh 203 suara.

Selain Yahya dan Said, suara juga mengalir ke tiga bakal calon lainnya yakni As’ad Said Ali dengan 17 suara, Marzuki Mustamar 2 suara, dan Ramadhan Boayo 1 suara.

Sementara, ada 1 suara yang dianggap abstain dan 1 suara lainnya dianggap batal.

Selain ketua umum, Muktamar ke-34 NU juga telah lebih dulu menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026.

BACA JUGA  Wakili Sumbar Tingkat Nasional, Tiga Penari Sumbar Terancam Batal Tampil di Final Karena tak Cukup Biaya

Miftachul terpilih berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat tim Ahlil Halli Wal Aqdi (AHWA) yang terdiri dari 9 kiai sepuh NU. (Bdr)

Comment