Nasional

Libur Nataru, Semua Penumpang Bus Diwajibkan sudah Divaksin

279
×

Libur Nataru, Semua Penumpang Bus Diwajibkan sudah Divaksin

Sebarkan artikel ini
Kadishub Sumbar Heri Nofiardi (tengah), Kepala BPTD Wilayah III Sumbar, Deny Kusdyana, dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumbar AKBP Dra.Nova Linda.ist

PADANG – Menjelang libur natal dan tahun baru Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) , Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wilayah III Sumbar melakukan memperketat upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Salah satu langkah yang diambilnya adalah memberlakukan Surat Edaran (SE) tentang petunjuk pelaksanaan (juklak) perjalanan orang dalam negeri menggunakan transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian selama periode Natal dan Tahun Baru 2021/2022. Dengan SE tersebut semua penumpang angkutan umum harus sudah divaksin dengan menggunakan aplikasi peduli lindungi.

Keempat SE ini merujuk pada ketentuan Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 dan Addendum SE Nomor 24 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19.

BACA JUGA  Kota Bukittinggi Masuk Peringkat 3 Nasional Indeks Ketahanan Pangan 2021 

Surat Edaran ini mengatur adanya pengetatan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan di masa libur Nataru, untuk mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan kasus Covid-19 usai masa libur Nataru.

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan, dan perkembangan terakhir di lapangan.

“Jadi perjalanan darat tidak dibatasi bagi yang suda vaksin lengkap. Selain itu jugar rapid antigen,”sebut Kepala BPTD Sumbar, Deny Kusdyana Rabu (22/12) usai menggelar rapat koordinasi di Terminal Anak Air Padang.

Dikatakannya, khusus untuk AKAP semua penumpangnya diharuskan sudah divaksin. Termasuk sudah melakukan rapid antigen untuk perjalanan.

“Ini sudah kita tegaskan, semua penumpang harus vaksin, ini sekaligus untuk mencapai percepatan realisasi vaksinasi,”ungkapnya.

BACA JUGA  Libur Nataru 2024, Gubernur Mahyeldi Minta Hadirkan Kenyamanan Umat Kristiani Beribadah

Dikatakannya, untuk AKAP daerah tujuan luar pulau Sumatera, wajib vaksin dan antigen itu lebih disiplin. Karena akan diperiksa saat penyeberangan di Bakauheni, Lampung.

Saat ini BPTD melakukan pengawasan pada AKAP dalam Pulau Sumatera, wajib vaksin tetap diketatkan. “Sekarang ini yang lebih kita awasi,”ulasnya.

Menurutnya, penumpang sebaiknya menaiki angkutan yang wajib dengan protkol kesehatan, seperti vaksin dan rapid test antigen. Sehingga lebih nyaman dalam perjalanan.

Comment