Budaya

Sumbar Mengincar Medali pada Cabang Kaligrafi

275
×

Sumbar Mengincar Medali pada Cabang Kaligrafi

Sebarkan artikel ini
Suasa perlombaan Khat Dekorasi Putri yang berlangsung selama 8 jam di GOR UNP, Padang Senin (16/11). Pada golongan ini Sumbar diwakili Nofri Deswita.ist

PADANG – Perlombaan di Cabang Kaligrafi Seni Alquran telah berlangsung selama dua hari. Pada babak penyisihan yang berlangsung, cabang Khath Alquran ini terlihat yang paling banyak pesertanya di MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020 untuk sekali perlombaan. Penerapan protokol kesehatan ketat dilakukan untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19.

“Hari kedua ini (Senin-red), sebanyak 52 peserta yang ikuti lomba di golongan Khath Dekorasi, terdiri dari 27 orang putra dan 25 orang putri. Sehari sebelumnya di golongan Khath Naskah sebanyak 55 orang, terdiri dari 28 putra dan 27 putri,” sebut Ketua Venue Cabang Seni Kaligrafi Alquran H. Amrizal . M.Ag, saat ditemui kemarin di lokasi perlombaan yang dilaksanakan di GOR UNP tersebut.

Dikatakannya, babak penyisihan di Khath Alquran dilaksanakan selama 4 hari. Golongan Naskah pada hari pertama (Minggu-red), kemudian Golongan Dekorasi di hari kedua, di hari ketiga golongan Hiasan Mushaf, dan pada Kamis atau dihari terakhir babak penyisihan untuk golongan kontenporer.

“Setelah mengikuti babak penyisihan ini, nantinya tiga orang terbaik putra dan putri masing-masing golongan akan melaju babak final di cabang Kaligrafi Seni Alquran yang dilaksanakan pada Kamis 19 November 2020,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai salah satu venue yang diikuti banyak peserta sekali perlombaan, penerapan protokol kesehatan ketat diterapkan di cabang Kaligrafi Seni Alquran. Meskipun sebelumnya para peserta sudah melakukan swab dan dipastikan aman, namun tetap pemeriksaan suhu dilakukan kepada setiap peserta sebelum memulai perlombaan.

BACA JUGA  Suksesnya Bagodang ke-7, Gubernur Sumbar Apresiasi Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

“Sebelum masuk arena lomba, ada petugas yang melakukan pemeriksaan suhu peserta. Ada dua petugas yang melakukan pengukuran suhu menggunakan thermogun. Di tempat perlombaan jarak masing-masing peserta juga telah dibuat berjarak, dengan kapasitasnya maksimal 30 orang,” terangnya.

Tak hanya itu, Amrizal menambahkan di setiap meja peserta juga telah ditempatkan hand sanitaizer, kemudian ruangan GOR UNP yang dijadikan tempat perlombaan juga telah disertai dengan sirkulasi udara yang terbuka.

Comment