Peristiwa

Indra Catri Kunjungi Dunsanak di Pelosok Dharmasraya

184
×

Indra Catri Kunjungi Dunsanak di Pelosok Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
Calon Wakil Gubernur Indra Catri yang berpasangan dengan Nasrul Abit bersama dunsanak transmigrasi di Dharmasraya, Kamis (22/10).ist

DHARMASRAYA—Calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Indra Catri, berbagi kabar dengan warga Nagari Kurnia Koto Salak, Kecamatan Sungai Rumbai, Dharmasraya, Rabu (21/10) malam. Warga yang ditemui Indra Catri di sana merupakan korban galodo di Agam yang pindah ke Dharmasraya dan warga transmigrasi dari Jawa.

“Saya babarito sekaligus pamit kepada dunsanak dan anak kemenakan di sini. Saya kasih kabar kepada mereka bahwa saya ikut dalam Pilgub Sumbar berpasangan dengan Pak Nasrul Abit. Kunjungan saya ke sini sekaligus merajut silaturahmi setelah beberapa tahun tak bertemu,” tuturnya.

Menurutnya, selain warga Jawa yang sudah menetap di Dharmasraya, banyak anak kemenakannya dari suku Melayu yang tinggal di Dharmasraya.

BACA JUGA  Tim Gulben Lantamal II Padang Diterjunkan ke Lokasi Bencana Gempa Bumi di Pasbar 

“Saya Datuk suku Melayu. Jadi, saya ke sini pulang ke rumah dunsanak untuk melihat anak kemenakan. Tak ada kampanye-kampanye,” ujarnya.

Di Nagari Kurnia Koto Salak, Datuk Malako Nan Putih itu ditanya oleh warga bernama Taqwan soal komitmen NA-IC terhadap pemekaran nagari di Dharmasraya.

“Pak Nasrul Abit jago memekarkan nagari. Dari 37 nagari beliau mekarkan menjadi 76 nagari. Kemudian, setelah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ninik mamak sendiri yang minta untuk dimekarkan lagi sehingga menjadi 182 nagari,” ucap Indra Catri.

Indra sendiri mengaku bahwa S-3-nya soal pemerintahan nagari. Di Agam mengaku memekarkan banyak nagari.
Mengenai pemekaran nagari, Indra Catri mengatakan bahwa dalam pemekaran nagari harus diselesaikan batas-batas nagari dan jumlah penduduk.

BACA JUGA  Buaya Teror Warga Tiku, Karena Sering Muncul di Pinggiran Sungai 

“Insyaallah kami akan mekarkan lebih banyak lagi nagari-nagari di Sumbar,” ujarnya.
Pertemuan malam itu ditutup dengan doa oleh tokoh agama setempat. Mereka berdoa agar Nasrul Abit dan Indra Catri menjadi pemimpin di Sumbar. (Rel/Bdr)

Comment