Politik

Hadapi Pilkada 2020, KPU Limapuluh Kota Butuhkan 5.572 Petugas KPPS 

198
×

Hadapi Pilkada 2020, KPU Limapuluh Kota Butuhkan 5.572 Petugas KPPS 

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat membutuhkan sebanyak 5.572 orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk menyonsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Ketua KPU  Limapuluh Kota, Masnijon saat dihubungi, Sabtu (10/10/2020) mengatakan petugas tersebut nantinya akan ditempatkan pada 796 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang mana setiap TPS bakal diisi 7 orang petugas KPPS.

“Untuk KPPS yang dibutuhkan sebanyak 7 orang petugas. Untuk Pilkada 2020, di Limapuluh Kota ada 796 TPS,” kata dia yang juga mantan dosen di salah satu perguruan tinggi swasta itu.

Ia mengatakan selain petugas KPPS, pihaknya juga memerlukan dua orang yang akan ditugaskan sebagai petugas ketertiban untuk masing-masing TPS.

BACA JUGA  Tampung Aspirasi, Bakri Maulana Carito Lapau Bersama Warga Nagari Silaut

“Kita juga membutuhkan petugas ketertiban TPS. Jadi total tenaga KPPS dan petugas ketertiban yang dibutuhkan mencapai 7.164 orang,” katanya.

Sementara, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Limapuluh Kota, Arwantri mengatakan ada beberapa syarat untuk seseorang jika ia menjadi anggota KPPS.

Ia merincikan, pertama harus Warga Negara Indonesia (WNI) serta setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, undang undang dasar 1945 dan NKRI.

Kedua, calon anggota KPPS harus mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil

Ketiga, bukan anggota atau pengurus partai politik, serta berusia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 50 tahun.

Keempat, tidak pernah diberi sanksi pemberhentian tetap oleh KPU atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) selama menjadi penyelenggara Pemilu dan Pilkada, serta tidak dalam satu ikatan perkawinan dengan penyelenggara Pemilu.

BACA JUGA  Pimpin DPC Gerindra Padang, Verry Mulyadi Resmi Gantikan Syafrial Kani

“Selain itu juga tidak menjadi tim sukses peserta Pemilu, tidak pernah dipidana paling lama lima tahun, dan tidak pernah menjadi KPPS selama dua periode Pemilu dan/atau Pilkada dan serta sehat jasmani maupun rohani,” jelasnya.

Adapun penerimaan pendaftaran dilakukan di PPS masing-masing nagari yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota pada 12-18 Oktober 2020.

Comment