Ekonomi

Punya Kapasitas 3,8 juta Meter Kubik, Bendungan Sidan Rampung 2022

214
×

Punya Kapasitas 3,8 juta Meter Kubik, Bendungan Sidan Rampung 2022

Sebarkan artikel ini
Kepala Balai Wilayah Sungai Penida, Maryadi Utama dampingi Menteri PUPR Basuki Hadimulyono tinjau proyek bendungan Sidan, Bali.ist

BADUNG, BALI– Menjadi bendungan Proyek Strategis Nasional (PSN), Bendungan Sidan, Kabupaten Badung, Bali ditargetkan rampung 2022. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah berupaya menuntaskan proyek tersebut untuk mendukung ketersediaan air baku di Provinsi Bali yang menjadi destinasi wisata dunia.

Pembangunan Bendungan Sidan merupakan salah satu dari 65 bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi salahsatu prioritas Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan Wapres KH. Ma’ruf Amin.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menginstruksikan agar pembangunan Bendungan Sidan terus dilaksanakan sesuai target rencana selesai pada tahun 2022.

“Tadi saya tinjau progresnya sekitar 18%, minus 4% karena ada masalah teknis bidang gelincir yang menimbulkan potensi longsor, tetapi itu pasti bisa diatasi dengan teknologi yang ada,” kata Menteri Basuki usai meninjau lokasi pembangunan Bendungan Sidan, pada medio Agustus 2020.

BACA JUGA  Bakri Maulana, Bacabup Pessel: Harapkan Rest Area Perbatasan Pessel-Padang Lebih Representatif

Menurut Basuki, untuk mengatasi permasalahan teknis tersebut, saat ini sedang dibahas metodologi terbaik untuk penanganan potensi longsor tersebut.

“Tadi sudah saya telepon Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR untuk segera diputuskan metodologi penanganan yang tepat. Mudah-mudahan minggu depan sudah ada keputusan sehingga progres minus masih bisa kita kejar,” ungkapnya.

Dengan kapasitas 3,8 juta meter kubik, Bendungan Sidan akan menjadi sumber air baku bagi kebutuhan domestik dan pariwisata.

“Dalam proyeksi kami, inipun masih kurang untuk memenuhi kebutuhan air baku Bali ke depan, sehingga kita rencanakan untuk membangun beberapa bendungan lagi, termasuk BendunganTamblang di Kabupaten Buleleng yang saat ini juga sedang dikerjakan,” kata Basuki.

BACA JUGA  Kenaikan BBM Seret Harga Barang, Masyarakat Kecil Tapakiek

Provinsi Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia mengalami laju pertumbuhan wisatawan dan penduduk yang besar setiap tahunnya yang secara tidak langsung berdampak terhadap peningkatan kebutuhan air baku. Untuk itu pembuatan tambahan tampungan air seperti bendungan bisa menjadi salah satu solusi permasalahan tersebut.

Comment