Peristiwa

Banjir Genangi Beberapa Perumahan di Kuranji, Sebagian Warga Terpaksa Mengungsi

343
×

Banjir Genangi Beberapa Perumahan di Kuranji, Sebagian Warga Terpaksa Mengungsi

Sebarkan artikel ini

PADANG – Curah hujan yang tinggi mengguyur Kota Padang, sejak malam hingga, Kamis pagi (10/9/2020) mengakibatkan banjir beberapa titik di Kecamatan Kuranji. Di antaranya banjir mengenangi Perumahan Taruko III RT 02 RW 10 Kelurahan Gunung Sarik tepatnya RT 03 RW 06. Diperkirakan, ada sekitar 422 unit rumah warga terdampak digenagi banjir.

Selain itu juga menyasar ke Kelurahan Sungai Sapih yang merrendam lahan pertanian di Lolong Karan, merrendam Perumahan Berlindo, Perumahan Kehutanan, merrendam jalan Kasik akses ke RSUD dr Rasidin. Banjir juga tidak ketinggalan merrendam sekolah SMPN 27 Padang yang terpaut lebih kurang sekitar 700 meter di belakang Kantor Balai Kota Padang.

“Bahkan, banjir mengenangi akses jalan di Panti Asuhan Nurul Hikmah Aie Paku Sungai dengan kedalaman mencapai atas lutut orang dewasa,” ujar Zal Pulai salah seorang warga Kasik Lolo Gunung Sarik.

Semantara, informasi Babinsa Koramil 05 Pauh – Kuranji Sertu Syafril menyebutkan, penyebab banjir dipicu karena tinggi curah hujan dari pukul 03.00 WIB Kamis dini hari (19/9/2020), sehingga membuat debit air sungai yang ada di Kelurahan Sungai Sapih dan juga kelurahan Gunung Sarik meluap. Dan sungai tak bisa menampung debit air yang begitu besar, lalu mengenangi pemukiman masyarakat.

Dan membuat akses jalan Kasiek Lolo Kelurahan Sungai Sapih akses jalan menuju Gunung Sarik tidak bisa dilewati, karena ketinggian air mencapai 50 cm lebih.

BACA JUGA  Gelar Rapat, Dishub Sumbar Antisipasi Macet dan Kecelakaan Libur Nataru

Dan banjir juga mengenangi rumah warga setinggi 30 CM, sebagian warga ada bertahan di rumahnya masing-masing dan sebagian warga ada yang mengungsi ke rumah tetangganya yangg lebih tinggi.

Banjir merendam rumah warga, hingga siang 12.00 WIB. Namun, akibat banjir dilaporkan tidak ada korban jiwa dan diperkirakan hanya korban materil dengan terpendam sekitar 422 unit rumah warga. (rjk)

Comment