Peristiwa

Tambah Lagi 10 Orang, Guru dan Pelajar Positif Covid-19 di Sumbar

244
×

Tambah Lagi 10 Orang, Guru dan Pelajar Positif Covid-19 di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.ist

PADANG – Total sampai hari ini Jumat (12/6/2020) telah 671 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 10 orang lagi. Sembuh bertambah 15 orang, sehingga total sembuh 407 orang.

Total 671 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 116 orang (17,29%), isolasi di berbagai fasilitas 119 orang (17,73%), meninggal dunia 29 orang (4,32%) dan sembuh 392 orang (60,66%)

“Kami dari gugus tugas percepatan penanganan covid-19 provinsi Sumbar menerima laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, bahwa dari hasil PCR sebanyak 785 specimen terperiksa oleh tim laboratorium fakultas kedokteran UNAND dan Balai Penelitian Veteriner Baso yang dipimpin Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa pada tanggal 11 Juni 2020 sampai subuh dinihari tanggal 12 Juni 2020, terkonfirmasi sebanyak 10 (sepuluh) sample positif covid-19 dan semua berasal dari Kota Padang,”sebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.

BACA JUGA  Polisi Telah Dalami Kasus Kematian Wanita Asal Nias yang Tewas Tergantung

Dikatakannya, dari terkonfirmasi positif baru tersebut, empat orang statusnya pelajar, kemudiaan guru, TNI dan pedagang Pasar Raya Padang.

Mereka yakni, pria 39 th, warga Surau Gadang, pekerjaan TNI, terinfeksi karena pulang dari Surabaya tanggal 9 Juni 2020, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 12 th, warga Subarang Palinggam, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kemudian, wanita 20 th, warga Subarang Palinggam, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Pria 17 th, warga Parupuak Tabiang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 15 th, warga Parupuak Tabiang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 52 th, warga Pisang, terinfeksi karena sebagai pedagang pasar raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

BACA JUGA  Status Marapi Siaga, Gubernur Perintahkan BPBD Antisipasi Jatuhnya Korban

Comment