Peristiwa

Sumbar Memasuki Tatanan Normal Baru, Pos Pemeriksaan Masih ada Sampai 28 Juni 2020

138
×

Sumbar Memasuki Tatanan Normal Baru, Pos Pemeriksaan Masih ada Sampai 28 Juni 2020

Sebarkan artikel ini
Gubernur Irwan Prayitno memimpin rapat bupati/walikota se Sumbar via video jarak jauh, Minggu (7/6).ist

PADANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar Jilid III berakhir kemarin, kini Sumbar memasuki untuk menerapkan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC). Masyarakat akan menjalani tatanan kehidupan baru, yang harus dibiasakan dari sebelumya.

Meski sudah memasuki tatanan normal baru, sejumlah kebijakan tetap masih jalan. Seperti adanya pos pemeriksaan hingga 28 Juni 2020. Syarat perjalanan dengan bukti swab negatif. Namun, lalulintas warga tidak dibatasi lagi.

Ada dua daerah dalam masa transisi, yakni Kota Padang dan Kepulauan Mentawai. Kota Padang akan menjalani masa transisi hingga 12 Juni dan Kabupaten Kepulauan Mentawai hingga 20 Juni 2020.

Demikian disampaikan Gubernur Irwan Prayitno ketika memimpin rapat koordinasi dengan seluruh Bupati/ Wali Kota se-Sumbar melalui Video Conference di ruang kerjanya, Minggu (7/6).

BACA JUGA  Gelar Aksi Demo, Ini Sembilan Tuntutan Mahasiswa Sumbar

Gubernur yang didampingi oleh Wakil Gubernur Nasrul Abit, Forkopimda Sumbar dan Pimpinan Laboratorium Fakultas Kedokteran UNAND mejelaskan, berdasarkan kriteria penerapan new normal yang dikeluarkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) setidaknya terdapat tiga persyaratan yang mesti dipersiapkan untuk memasuki new normal.

Pertama adalah menyangkut kesiapan dari kajian epidemologi, dimana dari data yang ada, tergambar tingginya angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sumatera Barat. Secara keseluruhan angka kesembuhan di Sumbar mencapai 45 persen. Angka yang cukup tinggi dibanding nasional.

“Kita tertinggi kesembuhan di Indonesia, jauh dari rata-rata Nasional,” ucapnya.

Meski demikian, langkah-langkah pencegahan
akan tetap dilakukan, diantaranya melalui kebijakan perpanjangan status tanggap darurat. Termasuk mempertahankan pemeriksaan pada pos-pos perbatasan, baik darat, laut maupun udara hingga 28 Juni 2020.

BACA JUGA  Kadis Kesehatan Linda Faroza: HIV AIDS di Bukittinggi Mengkhawatirkan

“Setiap orang yang datang, kita swab, gratis!, mereka harus isolasi, setelah keluar hasil negatif baru kita izinkan,” tegasnya.

Disamping itu berdasarkan koordinasi Pemprov Sumbar dengan pihak Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di pusat, aparatur TNI-POLRI akan mendukung penerapan TNBPAC di Sumbar.

Comment