Peristiwa

Banjir Kota Solok, Nasrul Abit Minta BWS Sumatera V Segera Normalisasi Batang Lembang

150
×

Banjir Kota Solok, Nasrul Abit Minta BWS Sumatera V Segera Normalisasi Batang Lembang

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar Nasrul Abit menyapa seorang warga yang rumahnya direndam banjir karena menguapnya Batang Lembang Kota Solok, Selasa (18/2).ist

PADANG – Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meninjau langsung bencana banjir yang melanda Kota Solok, Selasa (18/2/2020). Mantan Bupati Pesisir Selatan meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera V untuk membangun pengendalian banjir di Batang Lembang.

“Saya minta BWS Sumatera V segera normalisasi sungai Batang Lembang, karena banjir ini adalah kejadian berulang setiap tahun,”sebut Nasrul.

Dikatakannya, dengan normalisasi nantinya banjir di Kota Solok dapat berkurang. Sehingga tidak ada lagi pemukiman penduduk yang direndam banjir.

Hanya saja, katanya, pembangunan itu tidak bisa keseluruhan langsung selesai. Sebab, Batang Lembang memiliki aliran yang panjang melintasi pemukiman penduduk.

“Alhamdulilah anggarannya sudah ada pada 2020 ini, namun pengerjaannya bertahap. Karena alirannya panjang,”ujarnya.

BACA JUGA  Motornya Masuk Jurang, Legislator PKS DPRD Sumbar Meninggal Dunia

Untuk pembangunan itu, Nasrul Abit juga berharap Bupati Solok dan Walikota Solok dapat menyegerakan pembebasan lahan. Sehingga pengerjaan normalisasi tidak terkendala nantinya.

“Tolong dari Bupati Solok dan Kota Solok juga mendukung pembebasan lahan nantinya,”ujarnya.

Sebelumnya, banjir merendam sedikitnya 13 kelurahan di Kota Solok, Sumatera Barat, Senin (17/2) malam. Banjir tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Solok dan Kabupaten Solok di Batang Lembang dan Batang Gawan pada pukul 21.00 WIB.

Meliputi, Kelurahan KTK, Kelurahan IX Korong, Kelurahan IV Suku, Kelurahan Simp Rumbio, Kelurahan Sinapa, Kelurahan Aro IV Korong, Kelurahan Tanah Garam di Kecamatan Lubuk Sikarah.

Kemudian Kelurahan Nan Balimo, Kelurahan PPA, Kelurahan Tanjung Paku, Kelurahan Laiang, Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Koto Panjang di Kecamatan Tanjung Harapan.

BACA JUGA  Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat HUT PMI ke-78 di Kota Bukittinggi

Data yang berhasil dihimpun oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, sebanyak 320 KK/1251 jiwa terdampak banjir tersebut.

BPBD Kota Solok bersama tim gabungan telah melakukan evakuasi dan pendataan lebih lanjut guna menghitung kerugian dan data lain yang diperlukan. Sementara ini kebutuhan yang mendesak meliputi kebutuhan alat pembersih, makanan siap saji dan matras.

Comment