Umum

Wagub Ajak Lembaga Keagamaan, Masyarakat dan Pemerintah Bersatu Atasi Masalah Sosial

142
×

Wagub Ajak Lembaga Keagamaan, Masyarakat dan Pemerintah Bersatu Atasi Masalah Sosial

Sebarkan artikel ini

PADANG – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebutkan, saat ini masih banyak persoalan seputar kehidupan umat beragama yang patut menjadi perhatian. Maraknya peredaran narkotika, aksi asusila, besarnya angka pengangguran, serta belum optimalnya pemanfaatan sarana dan prasarana ibadah oleh umat beragama.

Hal itu merupakan beberapa contoh dari sekian banyak persoalan yang hanya bisa dihadapi atau dipecahkan dengan cara meningkatkan sinergitas antara Pemerintah, lembaga keagamaan dan seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada.

“Kita juga menemukan masih banyak masyarakat yang belum pandai baca tulis Alquran. Ini adalah, persoalan yang perlu dipecahkan bersama-sama antara Pemerintah Daerah dan seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di daerah ini. Kita harus meningkatkan sigernitas satu sama lain,” kata Nasrul Abit saat pengukuhan pengurus Badan Wakaf Indonesia Sumatera Barat, Rabu 18 Desember 2019.

BACA JUGA  Evi Yandri Kembali Gelar Open Turnamen Bola Voli di Kantor KAN Pauh IX

Menurut Nasrul Abit, Pemprov Sumbar  akan senantiasa mengajak seluruh organisasi kegamaan yang ada di Ranah Minang.

Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Sumatera Barat kata Nasrul Abit, adalah salah satu mitra strategis dalam pembinaan kehidupan beragama dan bermasyarakat. Maka dari itu, sangat diharapkan adanya, sinergitas yang lebih optimal dari seluruh organisasi keagamaan yang ada di daerah ini, untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah, dalam membina dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan sosial budaya di Sumatera Barat.

“Mari kita pahami bahwa kita memiliki tanggung jawab dan tugas yang amat berat untuk membina kehidupan beragama dan sosial budaya di daerah ini. Mari kita mulai tugas mulia ini, dengan niat pengabdian yang setulus-tulusnya, serta hanya mengharapkan ridha Allah Subhanahu Wata’alla semata. Adalah, menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membangkitkan identitas religius dan kultural yang dimiliki masyarakat Sumatera Barat,” ujar Nasrul Abit.

BACA JUGA  Mantan Ketua KONI Sumbar, Syaiful Meninghadap Sang Khaliq

Selan itu, Nasrul Abit menilai selain menjadi salah satu mitra stretegis dalam membina kehidupan beragama dan masyarakat, kehadiran Lembaga badan wakaf Indonesia (BWI) yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf yang bersifat independen dalam mengurus, mengelola serta melakukan pembinaan terhadap semua hal yang menyangkut perwakafan, juga sangatlah penting.

Comment