Peristiwa

Irwan Basir, Rumah Warga jadi Penginapan Penas Perlu Perhatian Pemko 

207
×

Irwan Basir, Rumah Warga jadi Penginapan Penas Perlu Perhatian Pemko 

Sebarkan artikel ini

PADANG–Ketua DPD LPM Kota Padang Irwan Basir Dt Rj Alam mengharapkan, masyarakat yang rumahnya dijanjikan sebagai penginapan tamu Penas KTNA XVI Tahun 2020 menjadi perhatian Pemko Padang. Karena hal itu menyusul, kembali sebagian kegiatan pelaksanaan Penas KTNA XVI Tahun 2020 dipindahkan ke Kota Padang.

“Karena pascakabar heboh dipindahkannya lokasi pelaksanaan Penas KTNA 2020 ke Padangpariaman, membuat masyarakat Kota Padang terutama warga yang berada di tiga kecamatan yang berada di sekitar lokasi pelaksanaan KTNA XVI Tahun 2020 Aie Pacah Koto Tangah resah,” ujar Irwan Basir, Rabu (18/12).

Dikatakan Irwan, keresahan masyarakat tersebut karena dipicu, dampak sebab akibat kepindahan lokasi Penas tersebut. Pasalnya, masyarakat rumah yang telah didata menjadi penginapan tamu Penas tersebut sudah bela-belaan mencari modal kesana- kemarin mencari moda untuk merehab rumah mereka. Bahkan, masyarakat sudah mengeluarkan dana mencapai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta.

BACA JUGA  Disayangkan, Rumah Dinas Wako Padang Dilempar Geng Motor

Namun, tiba-tiba Penas gagal TKP-nya (tempat pelaksanaan penas) di Kota Padang dan menyeberang ke Batang Anai Padangpariaman. Mendengar kabar, kegagalan TKP di Padang, masyarakat sempat berencana menggelar aksi unjukrasa dan meminta uang konvensasi sebagai dana “pahantok tangih” setelah bela-belaan memoadali rehabilitasi rumah mereka. “Namun, mendengar kabar kepindahan lokasi Penas tersebut berbalik ke Kota Padang perlu diapresiasi masyarakat Kota Padang. Karena hal itu bisa mengobati keresahan mereka belakangan ini,” ujar Irwan, yang tokoh masyarakat Kota Padang ini.

Karena, masyarakat Kota Padang kembali berdarah (bersemangat-red), karena ada sumber ekonomi dari sisi penginapan tamu Penas tersebut di rumah mereka. Walaupun, berbalik pelaksanaan Penas itu tidak 100 persen di Kota Padang., hanya sebagian saja. Maka, di sini perlu perhatian agar masyarakat yang telah didata diprioritaskan.

BACA JUGA  Curah Hujan Tinggi, 3 Kecamatan di Agam Dilanda Bencana

Namun, yang menjadi pertanyaan, tentu tidak semua rumah yang telah didata bisa menjadi penginapan tamu Penas. Karena, menurut gubernur lahan Penas diprirotaskan di Padangpariaman. Lagi-lagi permasalahan ini diurai kembali untuk dicarikan solusinya. Sebelumnya, 5000 rumah yang direncanakan menjadi penginapan tamu Penas itu meliputi kelurahan-kelurahan yang berada di Keccamatan Koto Tangah, Kuranji dan Nanggalo.

Comment