Olahraga

Turun ke Lapangan, Tim Monev Sering Terima Keluhan Cabor Soal Sapras

125
×

Turun ke Lapangan, Tim Monev Sering Terima Keluhan Cabor Soal Sapras

Sebarkan artikel ini
MONEV-Anggota Tim Monev KONI Sumbar Henddy Luthan.

PADANG-Tidak terbantahkan, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Sumbar turun ke lapangan sering mendapatkan keluhan dari Pengprov Cabang Olahraga (Cabor) soal kendala sarana dan prasarana (Sapras) latihan. Namun, Tim Monev yang dikomandoi Togi P Tobing terus memotivasi atlet binaan KONI Sumbar jelang Porwil X Sumatera 2019 di Bengkulu nanti.
“Akan tetapi kita terus memotivasi atlet yang ada di setiap Cabor yang akan dikirim ke Porwil X Sumatera 2019 Bengkulu, untuk giat latihan dan jangan patah semangat dengan kendala Sapras tersebut,” ujaranggota Tim Monev KONI Sumbar  Henddy Luthan didampingi Ketua Bidang Bidang Humas Sareng Suprapto, Kamis (26/9/19).
Dikatakan, setiap Cabor dari sebelas Cabor ke Porwil itu hingga kini tengag melakukan latihan. Dan tim Monev telah melakukan Monev sejak lima bulan lalu. Memang, tim Monev tidak mencampuri urusan internal program latihan setiap Cabor. Tapi, tidak terlepas memberikan saran dan masukan kepada Cabor. Tapi, Tim Monev memberikan masukan dan mengusulkan kepada KONI, siapa saja atlet yang berpotensi, berdasarkan kerja Tim Monev selama ini. Misalnya, Cabor mengusulkan 7 atlet, namun dari hasil Monev yang berpotensi 5 atlet. “Maka lima orang, yang akan diusulkan kita usulkan ke KONI Sumbar,” ujar Henddy.
Katanya, Tim, Monev sudah berjalan sejak lima tahun lau tiak saja melakukan Monev terhadap atlet yang dipersiapkan ke Porwil. Akan tetapi juga melakukan Monev bagi atlet yang dipersiapkan ke Pra PON untuk menghadapi PON Papua 2020.
Selain itu Tim Monev juga menjalin harmonisasi antara KONI dan Cabor, supaya target dituju tercapai. Memang tak terbantahkan, selama dilakukan Monev, memang sering Cabor mengeluhkan kekurangan sarana dan prasarana. “Tapi kita menyarankan agar mereka pintar-pintar dulu memanfaatkan Sapras yang ada tanpa mengabaikan target diharapkan,” ujar Henddy.
Selain itu juga memberikan motivasi terhadap atlet yang ada di sebelas Cabor dipersiapkan ke Porwil 2019. Berdasarkan Monev tersebut, juga bisa diberikan informasi kepada Cabor, yang berpotensi dan kurang berpotensi. Kemudian, Tim Monev juga bisa memberikan masukan dan saran terhadap pelatih. Sebab secara prinsip Monev tidak bisa mencampuri program latihan atlet di Cabor masing masing. (rjk)

BACA JUGA  DKI Jakarta Gondol Juara Umum Kejurnas Karate Piala Ketum PB Forki 

Comment