Pendidikan

Pandeka Lauik Sati Diceramahi Soal Penyakit Jantung dan Hipertensi

160
×

Pandeka Lauik Sati Diceramahi Soal Penyakit Jantung dan Hipertensi

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN--Danlantamal II Padang Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso beri kata sambutan saat sosialisasi soal penyakit jantung dan hipertensi.

PADANG – Pandeka Lauik Sati yakni pajurit TNI AL Lantamal II Padang mendapatkan paparan sosialisasi Penyakit Jantung Dan Hipertensi di gedung Nanggala Markas Komando (Mako) Lantamal II Padang, Jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang, Rabu (25/9/190.

Karena sehat adalah pilihan semua orang. Agar tubuh tetap sehat, dengan pola hidup sehat, artinya dengan melakukan aktivitas olah raga. Kemudian, atur pola makan, kontrol berat badan, ukur tekanan darah secara teratur. Dan, makanan sehat, kurangi garam dan makanan olahan, hindari stres.

Ceramah yang dihadiri Komandan Pangkalan Utama TNI AL II ( Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso, Wadanlantamal Kolonel Marinir Wurjanto.M. Han, Ketua Kordinator Cabang II Daerah Jalasenastri Armada I, dan Pengurus, Asisten, Kadis, Kasatker, Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lantamal II.

BACA JUGA  UNP Dipilih Kemenristekdik RI Penyelenggara Beasiswa PMDSU

Danlantamal Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso menyampaikan, ceramah kesehatan ini sangat bermanfaat sekali bagi semua. “Ini menyangkut dengan kondisi kita, karena kita tidak pernah tau tentang sakit kita kalau tidak di cek atau urikes pemeriksaan kesehatan,” ujar Dafit Santoso.

Paparan yang mengambil tema “Penyakit Jantung dan Hipertensi”  disampaikan Nara sumber yaitu dr Tiya Setiadi dan dr Andri yang keduanya merupakan spesialis Jantung.

Spesialis Jantung dr Tiya Setiadi banyak memberikan pengetahuan baru bagi para Pandeka Lauik Sati. Hipertensi dapat menyebabkan, stroke, serangan jantung (gagal jantung), disfungsi seksual, pikun, kematian dini dan kerusakan mata.

Faktor penyebab hipertensi disampaikan Tiya panggilan akrab dari dokter yang berpangkat Kapten ini, disebabkan stress, garam, usia, keturunan dan obesitas. Yang harus di waspadai lagi, 1 dari 4 orang Indonesia berpotensi hipertensi. “Hal ini harus perlu kita lakukan pola hidup sehat agar terhindar dari The Silent Killer,”ujar Tiya.

BACA JUGA  Wako Erman Safar Buka Lomba Ceramah Cilik Tingkat SD di Pasar Atas

Sebelum menutup paparan dilakukan sesi tanya jawab kepada para yang hadir, para penanya mendapat jawaban yang cukup jelas dari narasumber, Dokter Tiya Setiadi dan Dokter Andri keduanya merupakan dokter Spesialis Penyakit Jantung dari RSUP M Djamil Padang. (rel/rjk)

Comment