Umum

Wagub Sumbar : Media Tradisional, Pesan Tersampaikan dan Wargapun Terhibur

290
×

Wagub Sumbar : Media Tradisional, Pesan Tersampaikan dan Wargapun Terhibur

Sebarkan artikel ini

PADANG — Pemprov Sumbar melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Sumbar menggelar Seleksi Media Tradisional Terbaik Tingkat Sumbar 2019, di Auditorium Gubernuran, Senin (23/9/2019).

Acara Seleksi Media Tradisional Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019 dihadiri  Kadis Komunikasi dan Informasi Sumbar, Ir. Yeflin Luandri, M.Si, Forum Komunikasi Media Tradisional beberapa daerah, Dewan juri dan peserta Media Tradisional.

Kegiatan tersebut ditutup oleh Wakil Gubernur Sumbar , Nasrul Abit yang mengatakan, ajang pemilihan media tradisional terbaik ini sangat bagus, sebab media tradisional ini digunakan masyarakat menyampaikan pesan-pesan ditengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan melalui seni dan budaya, seperti randai, tari dan kesenian rakyat lainnya.

BACA JUGA  Bupati Bandung Tertarik Dengan Konsep Wako Bukittinggi

“Masyarakat biasanya lebih cepat menangkap pesan yang disajikan melalui tradisi dan kesenian, deperti pertunjukan randai, tari dan sebagainya,” kata Wagub Sumbar.

“Pesan tersampaikan, wargapun terhibur melalui kesenian daerah, maka dari itu kami sangat mendukung kegiatan media tradisional,” ucapnya.

Selain memberikan pesan moral kepada publik melalui hiburan dan gerak tari, sekaligus menjaga kelestarian seni budaya Minangkabau. Dia juga mengakui Media Tradisionil memegang peran yang sangat penting dalam menggalakkan kesenian tradisionil dimasyarakat, sebab ranah minang memiliki banyak kesenian yang perlu dikembangkan kembali.

Selanjutnya NasrulAbit berharap digelarnya seleksi media tradisional ini akan dapat memotivasi pelaku seni di daerah untuk kembali menghidupkan dan memasyarakatkan kesenian tradisional ditengah masyarakat, sekaligus menjaga kesenian tradisional Minangkabau tetap terkenal dimata dunia.

BACA JUGA  Hadiri Raker PWPS, Ketua PKPS Sumbar Ingatkan Pentingnya Realisasi Program Kerja

“Untuk itu saya mengajak seluruh peserta untuk kembali menghidupkan kesenian tradisional yang ada didaerah, sebab saat ini generasi muda banyak dipengaruhi budaya luar tapi semua itu perlu mendapat perhatian semua pihak agar budaya ranah minang kembali membudaya dan dicintai generasi muda,” harap Nasrul Abit

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan piala dan hadiah media tradisional terbaik. Dengan terpilih Kota Bukittinggi sebagai media tradisional terbaik pertama. Disusul Kota Padang Panjang, terbaik kedua dan terbaik ketiganya Kota Padang.

Comment