Umum

Jalan Padat Karya Tampat Durian Koronggadang Diresmikan Sekdako Padang

221
×

Jalan Padat Karya Tampat Durian Koronggadang Diresmikan Sekdako Padang

Sebarkan artikel ini
TINJAU – Sekdako Padang Amasrul meninjau jalan Padat Karya Tampat Durian Koronggadang Kuranji.

PADANG-Sekdako Padang Amasrul resmikan pengoperaiaj Jalan Parak Jariang Tampat Durian Kelurahan Koronggadang Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar, Rabu (4/9/19). Jalan sepanjang sekitar lebih kurang 1 kilometer ini dikerjakan dengan padat karya akhir Agustus 2019. Peresmian jalan ni dihadiri Kadisnakerin Padang Yunisman dan Camat Kuranji Rachmadeni Deni Putri.

“Pengerjaan ruas jalan dengan padat karya ini sepanjang lebih kurang 500 meter,” ujar Ketua RW 03 Kelurahan Koronggadang Alizar SAg, Rabu kemarin.

Dikatakan Alizar, jalan ini lebih kurang sepanjang satu kilometer, yang merupakan akses jalan dari SMPN 28 Padang tembus ke Perumahan Anai sebelum Makam Pahlawan Kuranji. Sebelumnya dikerjakan dengan program manunggal kelurahan.

BACA JUGA  Pasokan Air PDAM Padang Berkurang, Suplai ke Pelanggan juga Terganggu

Dan dibuka sejak tahun 2007 silam, namun tidak seluruhnya bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dan empat karena belum dilakukan pengerasan.

Kemudian, dilanjutkan dengan pengerjaan dengan padat karya selama 8 hari kerja. Delapan hari kerja itu mengerjakan pembersihan badan jalan, drainase dan penimbunan badan jalan. Penimbunan badan jalan Ini memakan material sirrukil sebanyak 104 truk sirrukil.

Sebelumnya jalan ini belum dilakukan penimbunan sehingga sulit ditembus dengan kendaraan. Sehingga masyarakat yang didominasi petani sangat kesulitan membawa hasil bumi mereka untuk dipasarkan.

“Mudah-mudahan jalan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena jalan urat nadi perekonomian,” ungkap Alizar.

Kadisnakerin Padang Yunisman mengatakan, untuk pengerjaan pengerasan jalan ini dananya langsung dari Kemenaker melalui Disnakerin Padang dengan nilai total satu paket proyek ini Rp110 juta. Sementara, panjang jalan yang dikerjakan 503 meter, lebar 4, meter dan ketebalan timbunan 14 cemtimeter.

BACA JUGA  Dikeruk PSDA Sumbar, Kelok Hantu Tidak Tersumbat Lahar Dingin Lagi

“Jumlah pekerja padat kerja, sebanyak 88 orang, upahnya pekerja Rp60 ribu perorang/hari dan  kategori tukang Rp 75 ribu perorang/hari. Sehari itu pekerja hanya bekerja selama lima jam,” ujar Yunisman.

Comment