Pendidikan

Wagub Sumbar Hadiri Peresmian SMKN 8 Sijunjung

282
×

Wagub Sumbar Hadiri Peresmian SMKN 8 Sijunjung

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Dr. Didik Suahardi, resmikan SMK 8 Sijunjung Nagari Manganti, Sumpur Kudus, Kabupaten Sujunjung, sekolah berbasis pariwisata dan perhotelan, Senin (2/9/2019).

Pada peresmian tersebut, selain rombongan Kemendikbud RI, tokoh nasional buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah pulang ke kampung halaman, pria kelahiran Sumpur Kudus Kabupaten Sujunjung, Sumater Barat.

Selain itu hadir juga Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs H. Nasrul Abit, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Forkopimda dan Kepala OPD Sijunjung.

Pada kesempatan itu Wagub Sumbar dalam sambutannya menyebutkan, kesiapan SMK Negeri 8 Sijunjung dalam memasuki revolusi industri 4.0, karena Sumbar memiliki potensi alam yang sangat indah dan menarik bagi wisatawan, sehingga sektor pariwisata menjadi prioritas untuk dikembangkan dan menjadi andalan pendapatan asli daerah.

BACA JUGA  22 Orang Anggota Muda Eksistensi MPALH UNP Dikukuhkan 

“Dengan adanya SMKN 8 Sijunjung yang dibangun oleh APBN 2018 dengan jumlah 7,5 M miliar, tentu memiliki kesempatan besar untuk memajukan daerah,” kata Wagub.

“Kita berharap SMKN 8 Sijunjung terus berbenah dan fokus mengembangkan diri dalam bidang pariwisata, yang lebih diperhatikan para siswa disini harus bisa menguasai bahasa asing, paling kurang satu yaitu bahasa Inggris,” tuturnya.

Wagub Sumbar juga berpesan, pengembangan dan masa depan SMKN 8 Sijunjung oleh kepala sekolah dan para guru-guru untuk bisa menjalin kerjasama yang baik dengan stakeholder pendidikan, Institusi pariwisata dan dunia usaha yang berkaitan dengan wisata dan perhotelan.

Memasuki revolusi industri 4.0, lulusan SMK perlu untuk mengalami percepatan peningkatan kualitas yang terus-menerus. Untuk itu, para murid SMK perlu terus dibina, dilatih, dan dibimbing untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni di bidangnya, tentu siap pakai untuk mencari pasar kerja.

BACA JUGA  Studi Banding ke Aceh, Santri Rumah Tahfiz Siti Hajar  Kambang Sigi Sistem Penghapalan 30 Juz 

Wagub Nasrul Abit juga menegaskan, kedepan ini tentu akan menjadi perhatian pemprov sesuai kewenangan nanti dalam memajukan dan mengembangan pola pengembangan pendidikan kejuruan SMK pariwisata di Sumatera Barat.

Comment