Olahraga

KONI Sumbar Tinjau Atlet PON Latihan, Benahi Fisik di Bawah Standar

216
×

KONI Sumbar Tinjau Atlet PON Latihan, Benahi Fisik di Bawah Standar

Sebarkan artikel ini

PADANG – Walaupun pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Provinsi Papua tinggal menghitung bulan. Untuk menyongsongnya Sumatra Barat sangat serius dalam mempersiapkan atlet dari jauh jauh hari, oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar.

Dalam beberapa hari belakangan, Ketua KONI Sumbar Syaiful dan Waketum II Fazril Ale berkeliling memantau latihan atlet secara langsung.

Sementara, beberapa Cabor di kunjungi oleh Syaiful dan pengurus lainnya seperti, angkat berat dan angkat besi, panahan, muaythai, kempo dan cabor lainnya

Tak ragu ia memeriksa satu persatu apa saja menu latihan yang sudah dilakukan atlet sebelumnya, memberikan menu latihan yang akan dilakukan atlet selanjutnya, sekaligus memulai catatan pribadinya untuk melihat grafik perkembangan mereka pada masa mendatang.

BACA JUGA  Ronny Pahlwan Pimpin KONI Sumbar dengan Aklamasi 

“Pemantauan atlet secara langsung dilakukan guna melihat perkembangan awal atlet, agar siap bertarung di Kejurnas Pra PON dan Porwil tahun 2019,” ujar Syaiful.

Pembenahan yang dimaksudkan Syaiful adalah terkait fisik atlet yang masih dibawah standar, serta atlet masih belum disiplin dalam melaksanakan latihan. Ditambah lagi atlet tidak memiliki catatan pribadi atas hasil latihan yang mereka lakukan.

Syaiful mencontohkan cabang olahraga angkat berat, atlet harus buat catatan pribadi berapa kali mereka dalam seminggu latihan, berapa hasil angkatan mereka di setiap latihan, berapa target angkatan yang mereka inginkan agar kelak bisa membawa pulang medali emas di Kejurnas Pra PON dan PON.

Untuk itu, Syaiful meminta kepada atlet maupun pelatih agar latihan dengan sungguh – sungguh. Karena persaingan masing-masing cabor di Kejurnas Pra PON dan Porwil berat. Disamping itu syarat lolos ke PON XX sangatlah berat.

BACA JUGA  Jelang PON XX Papua Atlet Sepaktakraw Sumbar Bakal Try Out ke Riau

“Syarat atlet lolos PON adalah minimal 4 besar Kejurnas Pra PON dan finalis Porwil. KONI Sumbar tidak main main menetapkan syarat ini. Atlet dan pelatih diminta serius dalam latihan, agar menuai prestasi membanggakan,” ungkap Syaiful. (rjk)

Comment