Nasional

Lepas Kafilah STQH, Gubernur Harapkan Sumbar Masuk Lima Besar

219
×

Lepas Kafilah STQH, Gubernur Harapkan Sumbar Masuk Lima Besar

Sebarkan artikel ini

PADANG – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melepas kafilah mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Nasional XXV di Pontianak Kalimantan Barat, Rabu (26/6/2019).

Pemprov Sumbar melepas peserta STQH sebanyak 16 peserta dan keanggotaan tim sebagai pendamping dan pelatih sebanyak 43 orang peserta yang akan bersaing di sembilan cabang dan delapan golongan perlombaan yang akan berlangsung, 27 Juni – 6 Juli 2019.

Gubernur Sumbar mengatakan , Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk dan tuntunan kehidupan bagi umat manusia untuk memperoleh kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. “Kitab suci Al Quran tidak hanya berisi prinsip-prinsip keimanan, tetapi juga sumber nilai-nilai kebersamaan yang pesan moral yang luhur dan AGUNG,” ujar Irwan Prayitno.

BACA JUGA  Rampung, Jembatan Kayu Tanam Sudah Dapat Dilewati

Irwan berpesan kepeda peserta, pembina, pendamping dan official bisa mengembalikan kejayaan Sumbar dalam ajang Tilawatil Qur’an di tingkat nasional tahun 2020.

“Saya berharap Sumbar bisa mencapai lima besar atau paling tidak enam besar seperti tahun sebelumnya,” harap Irwan Prayitno.

Katanya, apalagi saat ini sudah berjuang dengan mendatangkan pelatih-pelatih hebat. Karena kita banyak memiliki bibit-bibit yang unggul dan potensial dalam seni membaca, hafihz dan cabang lain Al Quran.

Irwan berpesan, agar kafilah selalu menjaga kesehatan, kebugaran tubuh, menjaga pola makan, minum, dan istirahat.

“Yang terpenting jaga kesehatan, jangan sampai sampai terkena flu atau batuk, karena itu mengganggu pita suaranya, apalagi daerah Pontianak terkenal dengan cuaca panas,” ingat Irwan.

BACA JUGA  Danlantamal II Dukung Pariaman jadi Kota Bahari

“Kalau sudah terkena pilek, batuk sedikit saja, semua persiapan akan sia-sia, istirahat cukup, selalu fokus, Insya Allah akan berjalan dengan sukses,” ujar Irwan .

Irwan mengingatkan, kepada official selalu mendampingi agar terus mengawasi kondisi kesehatan peserta dan pikiran peserta tetap dalam kondisi prima, supaya ketika tampil peserta tidak grogi. Selain itu official dapat memberikan semangat dan tetap menjaga nama baik Ranah Minang yang memiliki filosofi “Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah”. (ABS – SBK)

Comment