Pendidikan

Aplikasi Ruang Guru Solusi Belajar dengan Komplet

426
×

Aplikasi Ruang Guru Solusi Belajar dengan Komplet

Sebarkan artikel ini
BERTEMU-Perwakilan Aplikasi Ruang Guru pada bertemu langsung dengan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. IST

BUKITTINGGI-Pemko Bukittinggi selalu berusaha meningkatkan kemampuan guru terkait ilmu dan teknologi. Karena itu direncanakan kerjasama dengan Aplikasi Ruang Guru. Perwakilan Aplikasi Ruang Guru pada bertemu langsung dengan Walikota Bukittinggi di Ruang Tamu Walikota Bukittinggi. Pertemuan itu juga diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta staf. Jumat(21/06)

Riza Primadi Senior Goverment Relations Associate Ruang Guru mengatakan, Ruang Guru adalah aplikasi belajar dengan solusi belajar terlengkap untuk segala kesulitan belajar. Konten Ruang Guru tersedia untuk berbagai jenjang mulai dari SD, SMP dan SMA sesuai dengan kurikulum nasional dan dirancang khusus oleh pengajar terbaik dan berpengalaman (Master Teacher). Mulai dari nonton video, latihan soal, les privat, tryout semua bisa diakses dari smartphone, dimana saja dan kapan saja.

Riza Primadi melanjutkan, Aplikasi Ruang Guru untuk pendidikan, bisa untuk siswa bisa untuk guru. Rencana kerjasama dengan Pemko Bukittinggi, berupa aplikasi pelatihan untuk Pelatihan guru dalam rangka meningkatkan kemampuan guru. Sehingga guru dapat mengusai strategi, metode dan teknik pembelajaran abad 21 dan era industry 4.0 sesuai jenjang dan pelajaran yang diampu. Selanjutnya agar guru dapat menerapkan pembelajaran berbasis Hight Order Thingking Skills (HOTS), agar guru dapat menguasai teknologi informasi sebagai sarana dan media pembelajaran, memberdayakan semua potensi guru yang ada untuk pembelajaran di kelas dan diluar kelas serta menjadi guru pembelajar yang disenangi siswa.

BACA JUGA  PPDB SMA/SMK Masih Bergejolak, Dinas Pendidikan Sumbar Dinilai Langgar Permendikbud

Program yang akan dilakukan adalah pembinaan dan pelatihan Smart Teachers melalui Program Indonesia Teaching Fellowship (ITF). Yaitu program pembinaan dan pengembangan guru yang diakukan selama 1 tahun penuh dengan metode blended learning guna meningkatkan kompetensi para pendidik di bidang pedagogic, professional, kompetensi personal, dan sosial melalui ruang belajar for teacher.

Nantinya selama program guru akan mendapatkan pelatihan tatap muka bersama tim professional, berupa pelatihan dan simulasi belajar melalui aplikasi ruang guru, memberikan motivasi kepada guu terkait peran guru di era 4.0, melakukan simulasi dalam menyusun kerangka pertanyaan berpikir tingkat tinggi, melakukan pengambilan komitmen mengikuti program dan memberikan informasi terkait aktifitas online yang dilakukan selama program dan dengan pembentukan Komunitas ITF.

BACA JUGA  Paparkan Materi Moderasi Beragama di MATSAMA 2022 MTsN 1 Padang, Idra Putri Tanamkan Sikap Toleransi 

Ruang belajar for teacher adalah platform pelatihan online berbasis mobile yang diperuntukkan bagi para pendidik untuk mengembangkan kompetensi pedagogic dan professional. Sebelum pelatihan dilakukan dulu pelatihan training offline selama dua hari, baru dilanjutkan dengan pelatihan online. Pelatihan disajikan dalam bentuk yang lebih ringkas, menarik dan variatif. Mulai dari video, latihan topic, kuis, rangkuman infografis dan pembahasan. Selain itu aka nada bimbingan konseling untuk membantu guru dalam menyelesaikan permasalahan kegiatan belajar mengajar baik secara individu maupun kelompok.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mendukung ide kerjasama ini. Selama ini Pemko komit, jika guru pintar maka anak didik kan lebih pintar. Ramlan menilai program Ruang Guru yang disampaikan itu lumayan bagus, karena akan menambah ilmu dan kemampuan guru mengajar.

BACA JUGA  Pengurus Masjid Baiturahim Gelar Khatam Quran, Erianto: Jangan Pernah Berhenti Belajar Quran

Namun sebelum dilakukan kerjasama, Ramlan menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat melakukan studi banding dulu ke daerah yang telah menerapkan Aplikasi Ruang Guru ini. Dari studi banding itu akan nampak, bagaimana hasil pelaksanaan dari daerah lain. Bagaimana dampak yang dihasilkan setelah menggunakan aplikasi. Perlu pula evaluasi, apakah cocok diterapkan di Bukittinggi. karena system pendidikan di 514 kabupaten dan kota se Indonesia pasti berbeda. Tergantung wilayah nya dan masyarakatnya. Setelah ada hasil kajian yang jelas, baru bisa dilakukan kerjasama. (*/rjk)

Comment