Ekonomi

Gurihnya Rendang Gadih Payakumbuh Sampai ke Australia

507
×

Gurihnya Rendang Gadih Payakumbuh Sampai ke Australia

Sebarkan artikel ini
Pendiri usaha Rendang Gadih Kota Payakumbuh menceritakan perjuangan mendirikan usahanya.

PAYAKUMBUH – Randang adalah makanan khas Minangkabau yang sudah diakui dunia. Sebenarnya ada banyak jenis randang ini, lain daerahnya lain pula rasanya, semuanya punya ciri khas tersendiri.

Seperti randang Rendang Gadih di Kota Payakumbuh. Randang yang sudah memiliki label halal ini menjadi salah satu randang dikirim ke luar negeri. Seperti Autralia dan Eropa. Dikirim untuk memenuhi pesanan pelanggan.

Rendang Gadih mampu memproduksi randang hingg 50 kg perharinya. Bahkan, bisa membuatkan pesanan secara banyak. Seperti Rendang Gadih, punya khas tersendiri, gurih dan banyak pilihan. Randang yang dimasak di Komplek Taman Firdaus Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Dalam mengembangkan usahanya, Rendang Gadih tergabung dalam Koperasi Randang Payo. Banyak juga anggotanya yang tergabung dalam koperasi ini. Khusus untuk Rendang Gadih, cukup sukses selama ini.

BACA JUGA  Penerbangan Umrah, Lion Air Terbang Langsung Padang - Madinah

Rendang Gadih sudah sampai ke sejumlah negara. Pemasaran itu memang tidak dalam skala besar, namun dikirim dalam jumlah terbatas. Seperti ke Australia, Eropa dan sejumlah negara lainnya.

“Kalau penjualannya cukup dikenal, tapi jumlahnya memang belum banyak,”sebut Direktur Rendang Gadih, Dedi Syandera Putra.

Meski sudah mempekerjakan 6 orang tukang masak, untuk menjamin kualitas dan rasa, Dedi turun langsung memantau pengolahannya. Apalagi, untuk kualitas dan jaminan higienis Rendang Gadih sudah diakui.

“Dapur kita sudah lolos dari izin Badan Penawasan Obat dan Makanan (BPOM) termasuk label halal,”sebutnya.

Untuk mendapatkan standar kualitas yang tetap, Dedi selalu menggunakan bahan-bahan yang alami. Mulai dari rempah, kelapa dan daging sapi. Redang Gadih selalu menggunakan daging sapi terbaik, karena daging sangat menentukan kualitas randang. Begitu juga dengan kelapa, kelapa yang mereka gunakan hasil dari daerah sekitar. Karena memiliki kualitas yang lebih baik, tingkat minyak lebih banyak.

BACA JUGA  Tim Inovasi Semen Padang Sabet 7 Platinum, 1 Gold di Ajang TKMPN

Selain itu menggunakan perangkat yang teknologi untuk pengolahan, tidak tradisional lagi. Untuk memastikan agar nama Rendang Gadih tidak disalahgunakan, Dedi juga mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya pada Kementrian Hukum dan HAM. Dengan itu, Rendang Gadih sudah menjadi merek dagang yang terdaftar.

Comment