Lifestyle

Tutup Pesantren Ramadhan, MAN 3 Padang Gelar Berbuka Puasa Bersama

200
×

Tutup Pesantren Ramadhan, MAN 3 Padang Gelar Berbuka Puasa Bersama

Sebarkan artikel ini

PADANG – Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang gelar berbuka puasa bersama, Rabu (29/05/2019 ). Berbuka puasa bersama ini sekaligus menutup kegiatan pesantren Ramadhan dan Thaharah dan imarah jelang masuknya bulan Ramadhan kemarin.

“Kegiatan bersama ini merupakan agenda rutin setiap tahun, sekaligus menutup pesantren Ramadhan 1440 Hijriyah,” ujar Kepala MAN 3 Padang Afrizal SAg.

Afrizal didampngi Wakil Kepala Bidang Humas Syafrizal Tanjung menambahkan, selain kegiatan internal sekolah, MAN 3 juga melaksanakan kegiatan keumatan di tengah-tengah masyarkat. Seperti melaksnakan salat jenazah. Maka MAN 3 memiliki kegiatan pelatihan sholat jenazah .

Kegiatan ini menjawab kurangnya orang penyelenggara salat jenazah di tengah tengah masyarkat. Selain itu juga untuk menjawab minim Khatib Jumat sekarang Maka dilaksanakan pelatihan Khatib Jumat. Sehingga bisa mengisi kekurangan Khatib Jumat yang di sekitar lingkungan sekolah.

BACA JUGA  Lomba Burung Kicauan yang Digelar BKMC Bukittinggi Berlangsung Meriah 

 

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Padang Marjanis MPd mengatakan, kegiatan yang selama ini dilaksanakan jajaran MAN 3 Padang tidak terlepas untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah madrasyah di lingkungan Kemenag Padang. Sehingga perlu kegiatan ini dijaga keberlangsunganya agar tumbuh dengan baik..

Harapan ke depan, kegiatan yang positif ini hendak dipertahankan pada masa mendatang. Karena belakangan begitu banyaknya pengaruh negatif terhadap generasi muda sekarang. Termasuk siswa sekolah tidsk luput dari ancaman pengaruh lingkungan tersebut. Maka dengan kegiatan yang positif ini bisa mengantisipasi pengaruh negatif yang datang dari luar itu.

Ditambahkan Marjanis, kegiatan ini merupakan bagian visi dan misi Kemenag dalam menciptakan manusia yang beriman bertaqwa. Serta mendukung program pemerintah mencetak generasi muda yang berkarakter. Karena belakangan nilai nilai kebangsaan dan akhalakulkarimah mulai tergerus. Sehingga sangat urgen sekali kegiatan yang bersifat relijius ini .(rjk)

BACA JUGA  Anda Penggemar Kopi..? Ini Affogato Unik dari Bukittinggi

Comment