Lifestyle

Ramadhan, Masyarakat Harus Paham Memilih Daging yang Sehat

180
×

Ramadhan, Masyarakat Harus Paham Memilih Daging yang Sehat

Sebarkan artikel ini
Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian Madya Dinas Peternakan dan Keswan Sumbar, Zulhasmi

PADANG -Tingginya kebutuhan daging seiring dengan peningkatan kesadaran dan tuntutan masyarakat akan produk daging yang sehat dan bergizi. Apalagi memasuki ramadhan, untuk itu masyarakat harus tahu memilih daging yang bermutu.

Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian Madya Dinas Peternakan dan Keswan Sumbar, Zulhasmi mengatakan, masyarakat harus paham memilih daging sapi yang sehat dan bermutu. Untuk itu, konsumen harus memperhatikan sejumlah ciri-ciri daging yang baik.

“Karena kualitas daging itu dipengaruhi banyak faktor,”sebut Zulhasmi, kemarin.

Kriteria memilih daging sapi yang baik dan sehat Pertama, warna daging, warna daging adalah salah satu kriteria penilaian mutu daging yang dapat dinilai langsung. Warna daging sapi segar yang diingini adalah warna merah cerah. Warna daging sapi yang baru dipotong yang belum terkena udara adalah warna merah keunguan, lalu jika telah terkena udara selama kurang lebih 15-30 menit akan berubah menjadi warna merah cerah. Warna merah cerah tersebut akan berubah menjadi merah coklat atau coklat jika daging dibiarkan lama terkena udara atau jika daging dikemas dalam kantong hampa udara

BACA JUGA  Anda Penggemar Kopi..? Ini Affogato Unik dari Bukittinggi

Kedua pH daging, kondisi ternak sebelum penyembelihan akan mempengaruhi tingkat konversi otot menjadi daging dan juga mempengaruhi kualitas daging yang dihasilkan. Nilai pH merupakan salah satu kriteria dalam penentuan kualitas daging. Setelah hewan disembelih (mati), nilai pH dalam otot (pH daging) akan menurun akibat adanya akumulasi asam laktat.

Menurutnya, Laju penurunan pH otot yang cepat dan ekstensif akan mengakibatkan, warna daging menjadi lebih pucat, daya ikat protein daging terhadap cairannya menjadi lebih rendah, dan permukaan potongan daging menjadi basah karena keluarnya cairan permukaan potongan daging yang disebut drip atau weep. Warna gelap pada daging berhubungan dengan daya ikat air (WHC = water holding capacity) yang lebih tinggi dari normal.

BACA JUGA  Tutup Pesantren Ramadhan, MAN 3 Padang Gelar Berbuka Puasa Bersama

Dijelaskannya, kemampuan daging untuk mempertahankan kandungan airnya selama mengalami perlakuan dari luar seperti pemotongan, pamanasan, penggilingan dan pengolahan. pH yang tinggi akan menyebabkan daging sangat mudah dirusak oleh mikroba sehingga umur simpan menjadi pendek.

Comment